FOTO Bepupek, Tradisi Rakyat Negeri Sesela. IST/GERBANG INDONESIA

Bepupek, Tradisi Rakyat Negeri Sesela

Oleh: Ijtihad

Presentasi Akhir kegiatan bepupek 2021 bertema “Nuras Lombok Ling Tunggak” yang diselenggarakan di Makam Keramat Sesela, Desa Sesela Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat berjalan dengan khikmad dan dibanjiri warga. Acara puncak Bepupek ini dihadiri oleh Drs. TGH. Munajib Kholid selaku tokoh agama sekaligus membuka dan memimpin prosesi acara tersebut.

Kegiatan Bepupek merupakan acara tahunan masyarakat Desa Sesela yang diinisiasi oleh Komunitas Ampure sebagai upaya merawat dan melestarikan tradisi nenek moyang. Acara ini telah diselenggarakan sejak tahun 2018 dalam bingkai riset kebudayaan, diskusi forum, pementasan/pameran, pawai dan presentasi akhir.

Bepupek 2021 terselenggara sejak 1 September sampai 7 Oktober 2021 yang diikuti oleh belasan partisipan yang berasal dari berbagai dusun di Desa Sesela dan dari desa sekitar. Beberapa dari partisipan yang berada di luar kota daerah mengikuti kegiatan ini lewat via online, terutama pada proses diskusi forum (Tumpangsile).

Tumpangsile merupakan salah satu agenda wajib yang menjadi ruang penggemblengan, berbagi semangat dan pengetahun. Sehingga tercipta kesamaan pandang untuk menilai sesuatu. Tahun ini diskusi forum diisi oleh kawan-kawan pegiat terutama pada bidang riset dan literasi.

Setelah itu, terdapat Pawai Praja Agung Sesela ialah mengarak lokus budaya berupa sebuah batang kayu yang diduga Kubah Masjid Kuno Sesela. Kubah ini diarak keliling desa sebagai upaya sosialisasi bahwa warga Sesela masih memiliki kesempatan untuk membongkar khazanah yang dimilikinya.

Acara puncak bepupek tahun ini dirangkai dengan pengajian umum yang disampaikan oleh TGH. Munajib Kholid sekaligus menyampaikan maksud dari dari pemilihan Tema Nuuras Lomboq Ling Tunggak, yaitu dengan mempertebal keimanan kita lewat wasilah yang telah dilakukan oleh para salafushalehsalafushaleh kekasih Allah terdahulu.

Acara ini merupakan hal yang sangat penting untuk didikung dan dilaksanakan karena merupakan kegiatan muda-mudi yang positif.

TGH. Munajib Kholid juga mengajak warga untuk hadir pada saat menyampaikan pengajian di Masjid Jamiq Nurussalam Sesela.

Ahmad Ijtihad selaku ketua Komunitas Ampure berharap agar kegiatan Bepupek dapat dipandang sebagai salah satu upaya membentuk mental generasi muda Sesela agar memiliki ketertarikan untuk menyelami jati dirinya sebagai warga Sesela.

Pihaknya juga bercita-cita melaksanakan Bepupek hingga 100 kali,  bahkan lebih jika kami mampu. Karena hal ini merupakan bentuk takzim kepada nenek moyang mereka.

Apresiasi setinggi-tingginya dari Pemerintah Desa Sesela yang diwakili oleh Saeful Bahri, S. Pt menyampaikan kebangaannya terhadap muda-mudi Desa Sesela yang telah kontinyu menggelar kegiatan ini dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang sejarah dan kebudayaan di desa Sesela.

Pemerintah Desa Sesela juga berupaya menjadikan Bepupek sebagai festival tahunan masyarakat Desa Sesela. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here