HM Sukiman Azmy. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy meminta Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Lotim untuk menyosialisasikan sorgum sebagai pengganti nasi. Sorgum sendiri adalah tanaman yang bijinya bermanfaat sebagai bahan dasar energi biodiesel, dan bahan pangan. Tanaman ini berasal dari Benua Afrika, tetapi kini bisa dibudidayakan di Indonesia.

Biji sorgum atau cantel memiliki bentuk seperti jagung, tetapi ukurannya cenderung lebih kecil. Sebagai makanan, sorgum bisa diolah menjadi sereal, bubur, tepung, roti, kue, dan sirup.

Baca Juga: Menko Airlangga: Provinsi NTB Terbaik Dalam Penyaluran BTPKLW

“Indonesia memiliki tanaman sorgum yang kaya protein, kalsium, zat besi, fosfor dan serat. Sorgum bisa menjadi alternatif pengganti beras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat maupun pakan ternak,” ujar Sukiman saat Sosialisasi Budidaya Tanaman Sorgum, di Ponpes TGH. Fadil Tohir Bodak, Dasan Geres-Borok Lelet, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Sabtu (16/10).

Bupati mengungkapkan, pada dua tahun mendatang, pembangunan juga akan difokuskan di bidang pertanian. Sehingga salah satu produk yang akan dikembangkan dan menjadi produk unggulan ialah tanaman sorgum ini.

Tidak hanya Dinas Ketahanan Pangan, OPD lainnya juga diharapkan bersinergi menyukseskan budidaya tersebut di Lotim.

“Tahun 2022 mendatang, pemerintah akan memfasilitasi Dinas Pertanian. Kita akan bersinergi dan melakukan apa yang kita bisa sesuai dengan kemampuan,” katanya.

Dirinya berharap melalui program tersebut Lotim dapat kembali bersinar. Mengingat kasus pandemi Covid-19 yang berdampak luas terhadap berbagai sendi kehidupan masyarakat kian melandai.

Selain itu, dirinya juga mengajak masyarakat untuk mendukung pengembangan dan budidaya sorgum sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lotim.

Baca Juga: Test Drive Sirkuit Mandalika, Menko Airlangga: Luar Biasa, Sangat Indah!

 “Mari dukung program pemerintah ini. Kita bersama-sama ikhtiarkan dengan tekad yang kuat, semangat membara dan kinerja faktual yang dapat kita laksanakan,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here