Kepala Dinas Kesehatan Lotim H Fathurahman. FOTO LALU HABIB FADLI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Kasus Covid-19 di Lombok Timur hingga saat ini sudah mengalami penurunan. Sehingga kabupaten Lotim saat ini berada pada level I. Hal tersebut berdasarkan hasil assesment dari Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga: Logisik WSBK Berdatangan, Polres Lobar Standby di Pelabuhan

Kepala Dinas Kesehatan Lotim, H Fathurahman mengatakan, dari indikator yang digunakan dalam assesment yakni transmisi komunitas kasus terkonfirmasi Covid-19 di Lotim berada pada level I. Sedangkan dari indikator kapasitas respons, Lotim juga menunjukkan sudah bagus.

“Dari semua sub indikator penanganan Covid-19, menempatkan Lotim berada pada level 1,” ujar Fathurrahman saat ditemui di Selong, Selasa (19/10).

Meski berada di Level I, namun masyarakat diharapkan untuk tidak lalai agar level Lotim tidak turun lagi menjadi level II. Sebab menurut dia, semakin besar level daerah maka akan semakin buruk kondisinya.

“Jadi level I ini harus kita pertahankan. Kemarin pas kita level II itu kita kurang ditracing, sehingga kita genjot bersama teman-taman dan Alhamdulillah selama satu pekan ini kita sudah berada di level I,” katanya.

Sementara itu, untuk penerapan protokol kesehatan sendiri seperti menjaga jaga jarak dan pemakaian masker, sampai saat ini pihaknya masih menunggu ketentuan dari tim gugus tugas Covid-19 pusat. Meskipun saat ini sebagian negara sudah tidak menerapkan jaga jarak.

Menurut Fathurrahman, meski kasus Covid-19 di Indonesia khususnya di Lotim sudah melandai, namun dirinya tetap menghimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Mengingat Kasus Covid-19 di beberapa daerah masih ada.

Baca Juga: Test Drive Sirkuit Mandalika, Menko Airlangga: Luar Biasa, Sangat Indah!

“Kalau saya tetep mengimbau untuk tetap di sini dan jangan lalai. Sebab kita di Lotim belum sampai 70 persen masyarakat kita yang divaksin jadi heart immunity kita belum tercapai. Sebenarnya kalaupun heart immunity kita sudah tercapai kita tetap menerapkan Prokes,” sarannya. (abi)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here