Salah satu korban saat menjalani perawatan intensif. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Kota Bima – Gegara selisih batas lahan garapan, dua petani di Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima terlibat cekcok dan berujung saling bacok. Peristiwa mengenaskan itu terjadi pada Sabtu (23/10).

Baca Juga: Amankan Balapan di Sirkuit Mandalika, Delegasi Polda dan Pemprov NTB Belajar ke Itali

“Lokasinya di So Nae Waduramba Desa Kaowa Lambitu. Sedangkan kedua petani yakni TY (44) dan BK (48),” jelas Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kapolsek Wawo Iptu H Rusdin.

Adapun kronologi kejadian urai Kapolsek, sebelumnya kedua belah pihak memiliki permasalahan sengketa batas tanah dan telah disepakati bersama untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Namun beberapa hari kemudian kembali terjadi selisih batas tanah.  Perkelahian tidak terelakan, saat keduanya berpapasan. Akibat emosi tak tertahankan saat cekcok, keduanya kemudian saling bacok.

Beruntung warga yang melihat keduanya tengah saling bertikai langsung melerai dan mengamankan parang keduanya.

TY jelas Kapolsek, mengalami luka robek pada pergelangan tangan kiri. Sementara BK mengalami luka robek pada kelopak mata sebelah kanan, luka robek pada pelipis kanan, luka robek pada alis kanan dan luka robek pada alis kiri.

Baca Juga: Test Drive Sirkuit Mandalika, Menko Airlangga: Luar Biasa, Sangat Indah!

“Permasalahan ini tengah kami tangani. Sementara kedua petani ini tekah diamankan di Mako Polsek Wawo,” tutup Iptu Rusdin. (red)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here