Kapolres Lombok Timur, AKBP Herman Suriyono SIK MH saat melakukan Konferensi Pers di Depan Kasat Reskrim Polres Lotim. Senin malam (25/10). FOTO SUPARDI/GERBANGINDONESIA





GerbangIndonesia, Lotim- Seorang Oknum anggota Polres Lombok Timur diduga melakukan penembakan terhadap rekan kerjanya yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Lokasi kejadian berada di BTN Geriya Pesona Madani Lotim, Senin (25/10).

Baca Juga: Menko Airlangga: Provinsi NTB Terbaik Dalam Penyaluran BTPKLW

Diketahui identitas pelaku atas nama MN, 38 tahun, anggota Polsek Wanasaba. Sedangkan korban yakni HT, 26 tahun anggota Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Lotim.

Polres Lotim, AKBP Herman Suriyono, SIK, MH menceritakan, saat itu pelaku sedang piket kemudian mengambil senjata secara diam-diam dan langsung mendatangi korban yang saat itu berada di rumahnya. Tanpa basa basi langsung melakukan penembakan terhadap korban.

“Dari hasil olah TKP kami menemukan dua buah song-song peluru kosong, diduga korban ditembak dua kali. Tapi kami belum bisa sebutkan apakah kedua buah peluru itu mengenai korban atau tidak,” terangnya dalam Konferensi Pers, Senin malam (25/10).

Saat ditemukan kata Kapolres, korban sudah dalam tidak bernyawa. Adapun penembakan tersebut menggunakan senjata laras panjang jenis P2 yang digunakan untuk pengaman Kamtibmas milik Polsek Wanasaba.

Adapun, bagian tubuh yang ditembak dan motif yang melatarbelakangi penembakan tersebut, Herman belum bisa menyebutkan. Sebab kasus tersebut saat ini masih dalam peroses penyidikan dan pengembangan.

“Sabar dulu rekan-rekan saat ini kasus tersebut sedang kami tangani. Kami belum bisa menyebutkan motif dan bagin tubuh korban yang ditembak. Nanti kita pasti akan kabarkan kembali,” jawabnya.

Kemudian untuk jumlah terduga pelaku sendiri, dirinya juga belum bisa meyebutkan. Namun pelaku sudah mengakui perbuatannya dan pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Untuk sengaja atau tidak sengajanya ini masih dalam peroses penyelidikan. Hari ini kita sedang melakukan pemeriksaan maraton, pemeriksaan saksi-saksi, olah TKP. Yang jelas proses penegakan hukum kita tidak pandang bulu, siapa pun itu baik secara pidana maupun kode etik Polri,” tutupnya.

Baca Juga: Test Drive Sirkuit Mandalika, Menko Airlangga: Luar Biasa, Sangat Indah!

Adapun saat ini pelaku sudah diamankan di Satrekrim Polres Lotim guna penyidikan dan pengembangan kasus. Sedangkan korban sendiri saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk dilakukan visum dan otopsi.
(par)

Editor:Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here