
GerbangIndonesia,Lotim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana di bidang pendidikan demi terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Wakil Bupati Lotim, H Rumaksi SJ mengatakan, salah satu program pembangunan dalam RPJMD 2018-2023 adalah berfokus pada bidang pendidikan sebagai upaya pembangunan sumber daya manusia yang disebut sebagai investasi menciptakan masyarakat sejahtera.
Baca Juga: Test Drive Sirkuit Mandalika, Menko Airlangga: Luar Biasa, Sangat Indah!
“Oleh karena itu Pemkab Lotim telah berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana di bidang pendidikan demi terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas,” terang Rumaksi saat peresmian gedung sekolah dari DAK fisik bidang pendidikan Tahun Anggaran 2021 di SMP Negeri 1 Terara, Kamis (28/10).
Dirinya mengakui, bahwa pemerintah mampu menghadapi berbagai tantangan serta memanfaatkan peluang demi memajukan kehidupan masyarakat Kabupaten Lotim.
“Kami harap hal tersebut berguna untuk beradaptasi dengan kemajuan IPTEK dan paradigma global,” pesannya.
Dirinya juga berjanji akan menyelesaikan program yang telah ditetapkan. Kata dia , ia dan Bupati akan terus melaksanakan langkah-langkah progresif melaksanakan program pemerintah yang telah diamanatkan masyarakat Lotim, di sisa masa jabatan dua tahun ke depanya.
Baca Juga: Soal Calon Sekwil NasDem NTB, TGH Fauzan: Santai, Jangan Tegang!
“Target posisi IPM kita pada 2023 mendatang pada posisi ke-7. Dua tahun mendatang kita akan fokus pada bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” katanya.
Ketiga bidang tersebut, kata dia, merupakan salah satu unsur yang dapat meningkatkan IPM Lombok Timur.
Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Lotim, Ahmad Dewanto Hadi menyampaikan bahwa Tahun Anggaran 2021 kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan terdiri dari beberapa kegiatan bidang persekolahan.
“Untuk bidang Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) teralokasi Rp 713 juta, bidang PAUD teralokasikan Rp 2,3 miliar, bidang SD Rp 13,2 miliar dan bidang SMP Rp 32,952 miliar,” tutup Dewanto. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







