Satpol PP Lotim saat menurunkan barang bukti Miras yang didapatkan dari pelaku. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Kurang dari sebulan setelah tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT), pelaku penjual minuman keras (Miras) atas nama SPD asal Desa Songak, Kecamatan Sakra Lotim kembali tertangkap.

Baca Juga: Jajal Sirkuit Mandalika, Presiden: Banyak Tikungan Tajam, Sulit untuk Saya!

Kabid Penegakan Satpol-PP Lotim, Sunrianto mengatakan, pelaku tertangkap OTT di Pandan Dure Kecamatan Terara saat pulang membawa Miras dari Kecamatan Narmada Lombok Barat.

“Pelaku membawa Miras dari Narmada akan dibawa ke Songak untuk diedarkan kembali tapi pelaku berhasil dicegat di Pandan Dure,” terangnya kepada media, Senin (15/11).

Adapun jumlah barang bukti yang berhasil diamankan dalam OTT kali ini berupa Miras jenis tuak sebanyak 370 botol isian 1,5. Tuak tersebut dibungkus menggunakan 23 karung, dengan total keseluruhan sebanyak 555 liter.

Kata Sunrianto, beberapa pekan lalu, pelaku sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Selong dengan sanski denda sebanyak Rp 1 juta tanpa kurungan badan.

“Semoga menjadi pertimbangan Hakim karena perbuatan dilakukan berulang-ulang. Apalagi sebelumnya sudah diingatkan oleh Hakim untuk tidak melakukan perbuatan itu lagi tapi belum dua minggu sejak divonis bersalah, ternyata kembali mengulangi dan pasti diperberat,” kiranya.

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Diresmikan, Jokowi: Kita Siap Jadi Tuan Rumah WSBK dan MotoGP

Dirinya, berharap agar hakim menjatuhkan vonis yang lebih berat lagi. Bila perlu hukuman yang siberikan kepda pelaku maksimal  penjara 3 bulan dan denda Rp 5 juta, sesuai Perda 8 tahun 2002 tentang Larangan Memproduksi, Mengedarkan, Menjual dan Meminum Minuman Keras/Beralkohol. (Par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here