Presiden LFC, H Bambang Kristiono bersama Jubir LFC, Coach dan semua pemain LFC. FOTO LALU HABIB FADLI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Lombok Football Club (LFC) resmi melaunching skuad utama untuk mengarungi kompetisi Liga 3 PSSI NTB yang akan dimulai akhir pekan ini. Launching skuad utama LFC dilakukan langsung Presiden LFC H Bambang Kristiono (HBK) di Lombok Astoria Hotel , Rabu malam (24/11).

Baca Juga: Disalahkan, Pawang Hujan Sirkuit Mandalika Lapor Polisi

“Saya telah memerintahkan seluruh pengurus, pelatih, dan pemain LFC untuk segera menyiapkan diri menyambut Liga 3 Provinsi NTB,” kata HBK saat memberi sambutan dalam launching tersebut.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut memastikan, LFC telah menyiapkan diri dengan sangat baik. Mulai dari persiapan mental, fisik, taktik, dan teknik. Sehingga bisa memenuhi target yang telah dicanangkan. Di tahun pertama berkompetisi di Liga 3 Provinsi NTB, LFC menargetkan langsung juara sehingga membuka peluang LFC bisa promosi ke Liga 2.

HBK mengatakan LFC telah mendatangkan pemain dari Banda Aceh, Jakarta, Surabaya, hingga Papua, untuk mendorong dan menutup celah kekurangan di LFC. Sebelumnya, LFC telah menggelar dua pertandingan persahabatan dengan hasil sekali menang besar dan sekali imbang.

“Saya memiliki tekad menjadikan klub ini sebagai juara. Menuju titik itu kita telah melakukan berbagai usaha dan upaya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai Gerindra yang menjadi Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok ini menuturkan bagaimana dia menerima banyak kritik lantaran dituding kurang memiliki rasa kepedulian terhadap daerah menyusul langkah LFC mendatangkan pemain dari luar NTB ketimbang menampung banyak talenta lokal dari NTB.

HBK mengatakan, sebagai klub paling berusia muda, LFC tidak memungkinkan merekrut banyak pemain dari Lombok. Sebab, saat LFC terlahir, para pemain tersebut telah banyak terikat kontrak dengan klub yang ada di Lombok maupun di luar Lombok.

Oleh karena itu, pilihan bagi LFC adalah memaksimalkan merekrut talenta-talenta muda.

Namun begitu, diakuinya, seluruh proses tersebut banyak memiliki tantangan. HBK pun mengungkapkan, banyak pengalaman pahit mendirikan LFC. Pasang surut dan titik jenuh pemain dirasakan. Bahkan kurang percaya diri LFC bisa bertarung dengan klub besar lainnya.

Talenta-talenta yang dikumpulkan tersebut pun banyak orang “melarikan diri” meninggalkan LFC, karena tidak yakin klub bisa berkompetisi di Liga 3. Kali lain, ada talenta muda yang sudah bergabung di LFC. Namun, karena orang tuanya seorang ASN, sehingga muncul intimidasi.

“Terpaksa anaknya saya relakan,” katanya.

Namun HBK tidak menyerah. HBK telah membulatkan tekad untuk membangun klub yang bisa membanggakan para pecinta sepakbola di Bumi Gora. Karena itu, segala tantangan tersebut sebagai dinamika diharapkan bakal membawa LFC menjadi klub juara. Karena, klub-klub hebat di dunia lahir dari banyak dinamika. Dengan akses dan jejaring yang dirinya miliki, para pemain pun kemudian didatangkan.

Saat ini LFC telah memiliki 25 pemain yang menjadi skuad utama. Sebanyak 13 orang adalah talenta-talenta terbaik yang dimiliki NTB. Sementara 12 lainnya, merupakan para talenta dari luar NTB.

Seluruh pemain tersebut tadi malam diperkenalkan. Mereka dipanggil satu per satu untuk tampil di hadapan para tamu undangan. Mereka tampil dengan jersey kandang LFC. Turut diperkenalkan pelatih kepala, asisten pelatih, dan pelatih kiper.

LFC akan dilatih Margono. Mantan pemain Persebaya Surabaya yang memiliki rekam jejak melatih sejumlah klub yang berlaga di liga Indonesia.

Baca Juga: Jajal Sirkuit Mandalika, Presiden: Banyak Tikungan Tajam, Sulit untuk Saya!

Sementara Asisten Pelatih adalah Nanang Hidayat yang memiliki track record yang mumpuni sebagai pelatih gawang. Kemudian  Gerrad Pangkali, yang merupakan salah satu pelatih Persipura Jayapura. Terakhir, Pangkali adalah pelatih Tim PON Papua. (abi)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here