
GerbangIndonesia, Lotim – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram melalukan kunjungan ke Lombok Timur, Selasa (18/1). Kunjungan ini sebagai tindaklanjut dari keinginan Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Lotim, untuk meningkatkan kualitas dan hasil produksi UMKM di Lotim.
Baca Juga: Adu Data Lahan Mandalika, ITDC-BPN Justru Bawa Tangan Kosong
Kepala BBPOM Mataram, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni menyamapaiakan, kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan berbagai program BBPOM Mataram yang akan dilaksanakan tahun 2022 ini.
“Sejumlah program yang akan kita lakukan pada tahun ini. Tentunya agar dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM di Lotim untuk meningkatkan kualitas produknya,” jelasnya saat melakukan kunjungan ke Pemkab Lotim.
Dirinya juga menekankan pada mutu dan keamanan pangan pada produk-produk UMKM di Lotim. Terlebih menjelang perhelatan internasional MotoGP yang sebentar lagi akan diselenggarakan.
Selain itu, dirinya juga meminta penyuluh keamanan dan pengawasan pangan yang pernah mendapat pelatihan diberdayakan untuk melakukan penyuluhan. Utamanya di sarana kuliner untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat dan wisatawan.
“Jadi kami harap penyuluh yang sudah mendapatkan pelatihan,” katanya.
Aryapatni juga meyebutkan, pihaknya melakukan pengawalan terhadap pencapaian target vaksinasi menyangkut kualitasnya dan BBPOM akan melakukan supervisi penyimpanan vaksin pada keadaan darurat. Hal tersebut untuk menghindari menurunnya kualitas vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat karena kesalahan penyimpanan.
“Kami berharap jangan sampai target pencapaian vaksinasi mengabaikan mutu dan kualitas vaksin,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy berharap agar BBPOM Mataram dapat mendukung upaya Pemda untuk mendorong UMKM agar bisa lebih maju melalui fasilitasi sesuai kewenangan BBPOM.
Baca Juga: Presiden Datang, Masyarakat Girang
Dirinya meyakini bahwa produk UMKM di Lotim mampu bersaing dengan produk dari daerah lainnya. Tidak hanya produk makanan, dirinya juga merekomendasikan garam produk Lotim. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






