Sekdis Dikbud Lotim, As'ad. FOTO SUAPRDI/GERBANG INDONESIA



GerbangIndonesia, Lotim – Sejumlah sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur ditutup sementara. Kebijakan ini diambil setelah sejumlah pelajar dan tenaga pendidikan di Lotim terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga: Optik Bersama Siapkan 100 Unit Kacamata Baca dan Minus Gratis, Ini Syaratnya..

Sekretaris Dikbud Lotim, As’ad menyampaikan hingga saat ini pihaknya telah menutup sebanyak empat sekolah, yakni dua unit SD dan dua SMP.

“Terakhir ditutup kemarin SMP 1 Selong karena ada siswanya yang terkonfirmasi Covid-19 dan beberapa pegawai mengalami sakit. Tapi kalau pegawai ini tidak terkonfirmasi Covid-19, sehingga sekolahnya kita tutup pembelajarannya melalui jarak jauh,” terang As’ad saat ditemui di ruangannya, Senin (14/2).

Kata dia, penutupan sejumlah sekolah tersebut akan dilakukan selama 14 hari kedepan sampai 23 Februari 2022. Jikalaupun nantinya ada di suatu sekolah siswa atau pegawainya terpapar Covid-19, maka akan dilakukan penutupan juga.

Sementara di sekolah-sekolah lainnya yang tidak ada ditemukan kasus Covid-19, tetap dilakukan belajar dengan PTM penuh. Hal tersebut mengacu pada edaran empat menteri dimana daerah yang dengan level PPKM berada pada level I bisa melakukan PTM penuh.

“Secara keseluruhan kita masih PTM, karena kriteria PTM itu kita masih boleh melakukannya. Level kita sekarang masih di level I,” jelasnya.

Dirinya mengakaui, terkait penegakan Prokes di satuan pendidikan saat ini memang agak kendor dari sebelumnya. Akan tetapi kedepan pihaknya akan mengintruksikan sekolah agar Prokes kembali diperketat.

Baca Juga: Waw… FC Barcelona Bakal Bikin Sekolah Bola di NTB, Begini Konsepnya..

Adupun dari data yang ada pertanggal (14/2), kasus Covid-19 di Lotim ngalami lonjakan kasus. Dari sebelumnya sebanyak 83 kasus, namun kini menjadi 92 kasus terkonfirmasi Covid-19. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here