GerbangIndonesia, Malang – Pemerintah Kabupaten Malang terus mendukung para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mendapatkan ruang dan peluang kerja ke Jepang. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Malang, Drs. Didik Gatot Subroto, SH.MH usai menggelar meeting bersama Assoc. Dr. Sidik Sunaryo, SH.MSi.MHum (Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Malang), Assoc. Prof. Dr. Tulus Winarsunu, MSi (Direktur Pendidikan Vokasi UMM) dan Ani Saulina (Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur) di Rays UMM Hotel, Kabupaten Malang, Senin (14/3).

Baca Juga: NasDem Godok Calon Presiden, Surya Paloh: Ada Tiga Nama

Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui sebuah kerjasama dengan Program Pendidikan Vokasi UMM yang memberangkatkan lulusan SMK untuk berkarir ke Jepang. Adapun bidang kerjanya meliputi Produksi Makanan dan Minuman, Kaigo, Pertanian, Building Cleaning, serta Perikanan dan Budidaya.

Wakil Bupati Malang menjelaskan, bahwa Pemkab Malang pun memfasilitasi pertemuan antara pihak UMM dengan Cabang Dinas Provinsi Jatim yang di Kabupaten Malang terkait Program Pendidikan Vokasi UMM tersebut. Harapannya, para siswa SMK yang hari ini sudah duduk di bangku kelas 12 ke depan bisa dipersiapkan menghadapi lapangan kerja dengan turut berpeluang diberangkatkan untuk berkarir ke Jepang.

”Tentunya ini memberikan peluang dan ruang yang dipersiapkan bagi mereka dengan harapan peluang kerja meningkat dan angka pengangguran pun bisa terkurangi. Anak-anak siswa SMK sudah konsentrasi pada dunia kerja nyata di Jepang dan dengan gaji luar biasa yang bisa difasilitasi UMM. Tentunya memiliki kredibilitas dan tidak perlu lagi dilakukan karena ini sebuah program dari lembaga pendidikan tinggi, yang juga sudah bekerjasama dengan Kedutaan Jepang. Maka menurut kami, ini luar biasa. Karena dalam Program Pendidikan Vokasi ini, lulusan SMK yang akan berkarir ke Jepang sudah memenuhi persyaratan umum yakni training selama 1 tahun di asrama vokasi UMM yang mencakup pendidikan bahasa Jepang dan kompetensi kerja,” jelas Wakil Bupati Malang kepada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Malang, usai meeting.

Ditambahkan Wakil Bupati Malang, Pemkab Malang memiliki peran dan kepentingan yakni memberikan arah terhadap para siswa secara khusus yang lulusan SMK supaya mereka mendapatkan ruang kerja. Dengan demikian, lanjut beliau, angka pengangguran di Kabupaten Malang itu mampu turut terkurangi. Pertemuan tadi diyakininya akan dilanjutkan sebuah MOU kerjasama yang nantinya dilakukan antara SMK, Cabang Dinas Pendidikan SMK Provinsi Jawa Timur dan dengan UMM.

Baca Juga: Pria Asal Lombok Barat Ini Bawa Replika Mobil FI Sampai Sirkuit Mandalika Tapi Tak Boleh Masuk

”Percepatannya kita dorong dan fasilitasi. Sebelumnya program pendidikan vokasi ini sudah cukup lama dijalankan oleh UMM dengan mengirimkan alumni Perguruan Tinggi. Khusus untuk tingkat SMK atau lulusan SMK, secara formal hari ini kita mulai dengan mempertemukan antara Cabang Dinas Pendidikan SMK Provinsi Jawa Timur dengan pihak UMM. Hari ini kita fasilitasi untuk diformalkan kerjasamanya. Syukur nanti ada keterlibatan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang untuk membantu melakukan pengawasan terhadap proses ini,” harap Wakil Bupati Malang. (srk)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here