Kabid Pengendalian Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Lotim, Usman. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA




GerbangIndonesia, Lotim – Berdasarkan peraturan Surat Edaran Menteri Perdagangan terkait hargainyak goreng menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 14 ribu. Sementara untuk kemasan diserahkan langsung kepada para pedagang.

Baca Juga: 7 Fakta Rara Si Pawang Hujan MotoGP Mandalika, dari Dibayar Ratusan Juta sampai Disuruh Tobat

Kabid Pengendalian Bahan Pokok Dinas Perdagangan Lotim, Usman menyampaikan, meski peraturan terkait harga minyak goreng tersebut telah beredar. Namun berdasarkan pantauan di 15 pasar di Lotim, harga minyak goreng curah masih dijual di atas HET.

“Setelah kami turun di sejumlah pasar yang ada di Lotim, ada beberapa pedagang yang kami temukan menjual minyak goreng seharga Rp 19 ribu sampai Rp 21 ribu. Itu dikarenakan harga minyak di tangki atau distributor ada yang menjual dengan harga Rp 17 ribu samapai Rp 18 ribu, jadi pengecer juga tidak mau rugi,” ungkapnya.

Kata dia, pihak perindustrian Lotim sejauh ini telah memasang baliho di semua pasar yang ada di Lotim, terkait penetapan harga minyak goreng curah dengan harga Rp 14 ribu per liter.

Disebutkan, dalam Permen tersebut juga telah diatur bahwa dinas perdagangan untuk sementara waktu dilarang untuk melakukan operasi pasar atau Bazar murah khusus minyak goreng.

“Jadi tidak boleh lagi oprasi pasar khususnya minyak goreng. Kalau sembako yang lain boleh. Kita akan menunggu kebijak baru lagi sambil melihat pasokan minyak goreng ke depannya di lapangan,” ungkapnya.

Saat ini minyak goreng curah atau subsidi diakuinya masih tergolong masih langka. Namun minyak goreng kemasan dengan harga pasar bahkan menumpuk di ritel-ritel.

“Dari hasil temuan kita di lapangan, untuk minyak goreng kemasan stoknya lumayan banyak tapi harganya masih tinggi. Ada yang Rp 49 ribu sampai Rp 50 ribu per 2 liter. Sekarang malah yang subsidi ini yang langka,” imbuhnya.

Baca Juga: Hujan di Sirkuit, Pawang Hujan Bilang Permintaan dari Pembalap!

Pihaknya juga mengaku telah bekerja sama dengan semua kepala pasar untuk mendata para pedagang dan distributor minyak curah yang masih menjual diatas HET. Jika terbukti mereka akan melaporkan langsung kepada Satgas Pangan. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here