GerbangIndonesia, Lotim – Proyek pembangunan jembatan Korleko, Lombok Timur menyisakan derita. Pasalnya masyarakat setempat yang berada di dekat jembatan mengaku bingung dilematis terhadap proyek yang didanai APBD Provinsi NTB tahun 2022 tersebut.
Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..
Seperti yang diungkapkan Hj. Yuliana. Rumahnya tepat berada di samping jembatan.
“Setelah jembatan sudah separo jalan, sekarang baru terlihat, kok rumah saya jauh lebih rendah dibandingkan dengan pondasi jembatan. Kalau sudah jadi, lewat mana saya harus masuk rumah sendiri? Kan pintu saya di pinggir jembatan. Kalau dibuatkan talud pasti jalan masuk rumah akan tertutup,” sesalnya.
Wanita parobaya itu mengaku tidak menolak dengan proyek renovasi jembatan ini. Apalagi jika jembatan ini rampung, tentu akan memengaruhi pendapatannya sebagai pedagang warung rumahan. Namun demikian kata dia, pihak kontraktor juga harus memahami kondisi serta kebutuhan masyarakat setempat.
“Kalau sekarang ini kita tidak bisa berbuat apa-apa. Rumah kami yang awalnya berhadapan dengan jalan raya langsung, malah kini tertutup pondasi jembatan,” katanya berurai air mata.
Warga lainnya, Lalu Kahfi juga mengeluhkan kondisi proyek jembatan saat ini. Lantaran setiap hari akses jalan ini dihujani debu, akibat kendaraan yang lalu lalang.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Harapan kami, pihak rekanan berupaya mengurangi polusi akibat debu yang berterbangan. Ya, paling tidak disiramlah setiap hari. (bersambung)
Editor: Lalu Habib Fadli








