GerbangIndonesia, Lotim – Akses terhadap layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas Pemda Kabupaten Lombok Timur untuk mendekatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Tahun 2022 ini rencananya jumlah Puskesmas di Lotim akan ditambah. Salah satunya dengan keberadaan Puskesmas Pancor.
Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..
Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menyampaikan terkait lokasi pembangunan Puskesmas tersebut dirinya menawarkan sejumlah alternatif lokasi. Berbagai lokasi tersebut memiliki pertimbangan masing-masing, termasuk usulan masyarakat setempat.
“Kami harap perencanaan yang matang, sebab dibutuhkan sarana dan prasarana penunjang, tidak hanya fisik bangunan,” katanyanpada rapat koordinasi bersama sejumlah OPD, Senin (11/4).
Adapun jumlah anggaran yang disiapkan untuk pembangunan Puskesmas tersebut Sedikitnya Rp 18 miliar dibutuhkan untuk memenuhi pelayanan minimal sebuah Puskesmas, untuk sarana dan prasarana saja.
Adapun dalam rapat ini tersebut belum memutuskan lokasi pasti dari tiga alternatif yang dilontarkan, yaitu Kantor Lurah Pancor, Kantor PGRI, dan eks Terminal Pancor.
“Saat ini masyarakat Pancor dan Sekarteja dilayani Puskesmas Denggen saja,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan H Pathurrahman menjelaskan posisi Puskesmas di Pancor, menilik jarak dari RSUD dr. R. Soedjono Sleong, Puskesmas Selong, dan Puskemas Denggen belum ideal.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
Alternatif lain yang ditawarkan untuk pendekatan pelayanan kesehatan masyarakat Pancor dan sekitarnya melalui peningkatan kapasitas layanan kesehatan yang tersedia saat ini, dengan keberadaan dokter dan perawat serta fasilitas penunjang lainnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







