Petugas saat menanyai pasangan bukan suami istri di KLU tersebut. FOTO ANGGER RICO/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Seorang pasangan bukan suami istri asal Lombok Utara tengah digelandang oleh Satpol PP dan Dinas Sosial Lombok Utara, Jumat (22/4). Mereka diketahui berduaan di dalam kamar kos saat tim melakukan kegiatan patroli dalam rangka pengamanan operasi pekat di Kecamatan Tanjung Lombok Utara. Hal ini diungkapkan oleh Tri Nuril Fitri selaku Ketua Tim dan Kepala UPTD PPA Lombok Utara.

Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..

Menurutnya, dilangsungkan kegiatan ini berawal lantaran banyaknya kasus pernikahan anak dibawah umur, pelecahan seksual, hingga kekerasan pada perempuan yang terindikasi di sejumlah wilayah. Diketahui, jika lokasi kejadian ditenggarai banyak terjadi di beberapa kamar kos sehingga tim menyasar sejumlah sewaan kamar kos tersebut. Alhasil, ditemukan satu pasangan bukan suami istri tengah berduaan di dalam.

“Ini hari kedua, tadi kita temukan seorang pria berusia 16 tahun namun sudah tidak sekolah bersama perempuan yang bukan istrinya,” ungkapnya.

Dijelaskan, perempuan yang berada di kamar kos itu diketahui merupakan seorang mahasiswi, ia mengaku sebagai teman pria itu namun untuk lebih jelasnya lagi tim langsung membawa pasangan tersebut guna diperiksa lebih jauh. Apakah perbuatan mereka menjurus pada praktik prostitusi atau justru sebaliknya. Kendati yang jelas, aksi pasangan bukan suami istri yang berduaan di kamar kos ini kerap meresakan masyarakat terlebih saat memasuki bulan suci Ramadan.

“Kita libatkan semua baik dari Pol PP, TNI Polri, Lembaga Perlindungan Perempuan sampai Forum Anak. Intinya kita antisipasi kasus-kasus tersebut semakin tinggi,” jelasnya.

Adapun usai diperiksa nantinya pasangan ini akan di imbau oleh dinas sosial. Dikembalikan kepada orang tuanya supaya tidak mengulangi perbuatan itu lagi. Jika yang bersangkutan atau pelaku lainnya nanti tidak memiliki orang tua, maka Dinsos akan melakukan rujukan ke Provinsi yaitu Balai Rehabilitasi Sosial Paramitha di Kota Mataram.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

“Kita bawa ke kantor berikan imbauan kita kembalikan pada orang tuanya. Kegiatan ini akan terus kita lakukan,” pungkasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here