Wakil Bupati Lotim H Rumaksi SJ pada acara Penyerahan Simbolis Kebun Percontohan Urban Farming ACTION di Lotim. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Lombok Timur menjadi salah satu lokasi program Active Citizens Building Solidarity and Resilence in Response to Covid-19. warga aktif membangun solidaritas dan ketahanan merespons Covid-19 (ACTION). Dimana Pada fase pertama sejak diluncurkan akhir 2020 lalu, ACTION telah berupaya meningkatkan ketahanan dan solidaritas masyarakat miskin dan marjinal terkait dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..

Fase pertama berfokus pada kesehatan, air, dan sistem sanitasi sementara fase kedua menindaklanjuti perbaikan ekonomi dan kondisi sosial masyarakat di lokasi program tersebut.

Di Lombok Timur sendiri, fase kedua diantaranya dilakukan melalui kegiatan urban farming yaitu dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar masyarakat. Program tersebut sudah berjalan di tujuh desa, yakni: Selong, Denggen, Denggen Timur, Lenek Lauk, Lenek Kalibambang, Montong Betok dan Perian.

Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi SJ menyampaikan terima kasihnya atas pelaksanaan program ACTION sejak fase pertama. Menurutnya, program tersebut memberikan dampak yang besar bagi Lotim, termasuk menekan kasus Covid-19.

“Peran serta dari program ini tidak bisa dipungkiri bahwa ini mempunyai dampak terhadap penurunan Covid-19,” terang H Rumaksi pada acara Penyerahan Simbolis Kebun Percontohan Urban Farming ACTION di Lotim.

Dirinya optimistis fase kedua yang berorientasi pemulihan ekonomi akan mendukung ketahanan dan pemulihan perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi.

Dirinya meminta komunitas yang turut dalam program tersebut dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh selama menjalani pelatihan di rumah dan lingkungan masing-masing. Dirinya meyakini dengan begitu aktivitas tersebut akan berdampak dan menyebar semakin luas, sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat.

“Ilmu yang diperoleh itu diimplementasikan. Kalau disimpan terus dibawa tidur ya tidak pernah ada hasil,” ucapnya.

Kepada konsorsium dengan Hivos yang bermitra dengan SAPDA, institute KAPAL Perempuan, CISDI, PUPUK, dan PAMFLET, diharapkan adanya program lanjutan di Lotim, mengingat program ACTION akan segera berakhir.

Sementara itu Perwakilan Hivos Indonesia untuk proyek ACTION Tunggal Pawestri mengapresiasi dukungan masyarakat yang sudah mengikuti program tersebut. Demikian halnya dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lotim, yang disebutnya memiliki visi dan misi sejalan dengan Hivos.

“Program yang dikembangkan berbasis kearifan lokal, yang bertujuan untuk memulihkan ekonomi dan ketahanan masyarakat,kami harap Pemda Lotim dapat meneruskan dan meyebarkan program ini,” ucapnya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

Acara tersebut dirangkaikan dengan penanaman bibit tanaman di lokasi Urban Farming kelurahan Selong oleh Wabup dan pihak Konsorsium yang diwakili Hivos, serta pimpinan OPD yang turut menghadiri kegiatan tersebut. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here