GerbangIndonesia, Lotim – Calon Jamah Haji (CJH) yang tergolong Lanjut Usia (Lansia) atau yang menginjak usia diatas 65 saat ini tidak bisa berangkat untuk menunaikan ibadah haji. Hal tersebut berdasarkan keputusan dari pemerintah Arab Saudi, mengingat saat ini masih dalam situasi Covid-19.
Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..
Kepala Kemenag Lotim, H Sirojudin menyampaikan keputusan tersebut diambil pemerintah Arab Saudi mengingat Lansia sangat rentan untuk terjangkit virus Covid-19. Sehingga CJH yang lansia pada tahun ini tidak biasa diberangkatkan.
“Jadi jamah yang bisa berangkat tahun ini ialah yang berusia 65 tahun kebawah saja, Pemerintah Arab Saudi tidak menerima CJH Lansia,” terang Sirojudin.
Selain itu, pada pemberangkatan tahun ini Kouta pemberangkatan CJH di setiap daerah juga mengalami pengurangan, dimana saat ini kouta yang diberikan hanya sebesar 50 persen saja, sebab kouta CHJ dari Indonesia dikurangi oleh pemerintah Arab Saudi.
Adapun, dari jumlah CJH yang gagal berangkat pada tahun 2020 lalu sebanyak 808 orang, yang bisa berangkat pada tahun ini sebanyak 325 Orang ditambah dengan CJH cadangan sebanayak 78 orang.
“Saat ini Kemenag Pusat tengah berusaha berkomunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi agar CJH di atas usia 65 tahun bisa diberangkatkan,” terangnya.
Jumlah CHJ yang menginjak usia diatas 65 tahun di Lotim tercatat sebanyak 175 orang. Adapun terkait jamah yang berangkat tahun ini sudah terverifikasi dari pusat.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Jadi kami di daerah tidak ada kewenangan mengatur CJH yang akan diberangkatkan.
Saat ini kami tengah fokus melakukan persiapan pemberangkatan,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli








