TGB saat menghadiri Milad Ke-5 Ponpes Rohmatan Lil’Alamin dan HUT Ke-13 Desa Gontar Sumbawa, Rabu (18/5/2022). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Sumbawa – Pondok Pesantren Rohmatan Lil’Alamin memperingati Milad ke-5 yang dirangkaikan dengan Wisuda Akbar perdana Huffadzul Quran dengan mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani Menuju Desa Gontar Baru yang BERSEMI (Berkah, Sejahteras dan Mandiri), Rabu (18/5/2022). Acara ini juga dirangkaikan dengan HUT ke-13 Desa Gontar Baru, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

Dalam wisuda akbar kali ini, santri yang diwisuda sebanyak 43 orang. Mereka diwisuda langsung oleh TGB beserta sejumlah Pimpinan Pondok Pesantren.

Bagi Ponpes Rohmatan Lil’Alamin, hari itu terasa sangat istimewa. Selain dihadiri mantan Gubernur NTB dua periode itu, hadir pula Pengurus BP, PW, PC NWDI, hadir juga Wakil Gubernur NTB Periode 2003-2008, Kepala Biro Kesra NTB, Sekda Kabupaten Sumbawa, tokoh-tokoh sumbawa, anggota dewa, SKPD, Camat, Kepala Desa se-Kecamatan Alas Barat, dan walisantri santri hadir bersama jamaah lainnya. Setidaknya ada seribu lebih jamaah memadati area pesantren tersebut.

Pimpinan Pondok Pesantren Rohmatan Lil’Alamin, Ustad Arifin, S.Sos., S.Pd.I dan Kepala Desa Gontar Baru dalam sambutannya menceritan sejarah perjuangan yang begitu panjang dan penuh liku.

Dimana Yayasan Tahfidzul Quran Rohmatan Lil’Alamin ini dirintis dari tahun 2012. Ponpes ini didirikan karena melihat lembaga pendidikan, madrasah, pondok pesantren di Pulau Lombok cukup banyak. Namun di Pulau Sumbawa sangat minim, bahkan banyak sekali generasi-generasi anak bangsa yang teramcam putus sekolah, kurang pemahaman agama dan tidak mampu.

“Setelah kami berjuang bersama-sama di Pondok Pesantren Al-Madani Mamben Lauq Lombok Timur dulu, Bismillah saya mengajak istri pulang ke Pulau Sumbawa tanah kelahiran saya, dan kita mulai membuat yayasan bersama teman-teman pemuda yang ada di Desa Gontar Baru,” ungkap Ustad Arifin.

Ia melanjutkan bahwa hal pertama yang dilakukan dalam membangun yayasan tersebut adalah membangun Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), dan tepat pada tahun 2018 SK Kemenkumham diterbitkan.

“Alhamdulillah hingga hari sudah berdiri beberapa lembaga, mulai dari TK, SMP dan SMK. Di samping mengembangkan lembaga pendidikan kami juga ada lembaga gerakan sosial dan dakwah,” jelasnya.

Arifin juga menjelaskan kalau orangtua yang selama ini mendukungnya adalah seorang petani, yang pada saat itu tidak memiliki apa-apa. Hanya memiliki tanah saja. Itupun ada yang subur ada juga tidak subur. Namun orangtua kami dengan ikhlas mewakafkan tanahnya 1,5 hektare tempat dibangunnya Ponpes ini.

“Pada kesempatan ini saya berterimakasih kepada bapak saya, ibu saya yang sudah mendukung perjuangan kami. Telah tulus ikhlas mewakafkan tanah. Berkat dukungan orangtua, teman-teman semua alhamdulillah pondok pesantren hari ini banyak mendapatkan dukungan, hingga ada donator tahunan dari Singapura,” ucapnya sambil meneteskan air mata yang disambut dengan takbir dan tepuk tangan dari jamaah dengan penuh haru.



Milad pondok pesantren dan HUT desa ini adalah yang perdana yang dilakukan, sebagai salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Begitu juga kepada para pejuang-pejuang yang telah istiqomah berjuang di jalan Allah, para tokoh agama, masyarakat yang telah memperjuangkan mekarnya Desa Gontar Baru.

Tak lupa dalam kesempatan tersebut Arifin menyampaikan peluang kepada para kapala desa se-Kabupaten Sumbawa khususnya yang ada di dapil 4 (Kecamatan Re, Utan, Buer, Alas dan kecamatan Alas Barat) untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak yatim, dhuafa dan anak terlantar. Dalam rangka berkolaborasi untuk membangun tanah sumbawa yang lebih baik lagi kedepan dengan membangun SDM yang Gemilang.

Sementara itu, Ketua Umum PB NWDI, Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi, MA yang hadir mengisi pengajian akbar tersebut menjelaskan bahwa dahulu Almagfurllah mengajarkan kepada kita semua, bahwa salah satu jalan bahwa untuk anak-anak mendapatkan berkahnya ilmu ketika dia menuntut ilmu adalah kita sebagai orangtua berusaha menyenangkan hati gurunya.

“Dengan cara apa? Dengan cara datang secara khusus silaturrahim. Menyampaikan terimakasih kepada Ustad Arifin. arena berkat bimbingan ustadz anak saya menghafal Al-Quran, karena itu adalah tabungan yang istimewa untuk orangtua,” katanya mencontohkan.

TGB juga menilai Desa Gontar Baru ini jauh sekali dari pusat keramaian. Tempatnya pedalaman. Namun hari ini kita bisa saksikan ada puluhan santri-santrinya di wisuda 30 juz, hafal kitab Matan Jurumiyah dan yang lainnya. Juga memiliki potensi dan prestasi yang luar biasa.

“Hari ini bukanlah hasil kerja semalam, apa yang kita saksikan hari ini bukanlah hasil dari pekerjaan sekejap. Tapi ini melewati proses yang panjang,” tegasnya.



Doktor Tafsir Alquran itu melanjutkan proses itu ada dua macam. Ada proses yang baik ada juga yang tidak baik. Ada proses yang indah ada juga proses yang buruk.

“Alhamdullaih, apa yang dilewati oleh Pondok Pesangtren Rohmatan Lil’Alamin ini adalah proses yang baik dan indah,” tuturnya bangga.

Kalau kita bicara tentang dakwah lanjut TGB, bicara tentang agama, Islam itu adalah kebenaran. Karena kita yakin bahwa Islam itu adalah sebuah kebenaran maka kita perjuangkan, tapi kebenaran saja tidak cukup.

“Ketika kita hidup di dunia, membangun risalah bumi Allah ini tidak cukup hanya berpegang pada kebenaran, lalu kita tidak memprosesnya dengan baik, maka kebenaran itu harus di dampingin dengan kebaikan. Kalau kebenaran itu berkaitan dengan ilmu pengetahuan tapi kalau kebaikan itu berkaitan dengan etika dan moral,” pesannya.

“Maka kalau berjuang untuk Islam, maka sampaikan kebenaran harus dengan cara yang baik. Karena bila kebenaran tidak disampaikan dengan baik, tidak bermoral, maka kebenaran tersebut akan tenggelam. Bahkan bisa jadi orang akan melihat sebuah kebenaran itu menjadi sebuah kebatilan,” tutupnya.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

Usai acara, TGB melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung SMK Rohmatan Lil’Alamini. Didampingi Pimpinan Pondok Pesantren dan disaksikan oleh ribuan jamaah. (haq)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here