
GerbangIndonesia, Lotim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur kembali melakukan pergeseran sejumlah pejabat. Pada pergeseran kali ini, sebanyak 28 orang pejabat eselon III dan IV dilantik.
Baca Juga: Pemilihan DPD RI Dapil NTB 2024, Pendatang Baru Berpotensi Tumbangkan Petahana
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di lakukan oleh Sekda Lombok Timur H M Juaini Taufiq di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dikbud) Lotim, Rabu (3/8).
Sekda Lotim HM Juaini Taufiq menyampaikan, bahwa pergeseran sejumlah pejabat eselon III dan administrator itu untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi dan berdasarkan kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing pejabat.
“Kita sudah lihat dan mengevaluasi dimana kompetensinya. Jadi selalu saya katakan bahwa organisasi yang membutuhkan ASN bukan ASN yang membutuhkan organisasi. Jadi kita harus siap untuk diatur, toh juga dengan konsep TPP saat ini semua tempat sama saja. Tidak ada lagi istilah tempat kering dan tempat basah,” terang Juaini saat ditemui seusai pelantikan.
Pada pelantikan kali ini, didominasi oeleh pejabat eselon IV. Hal ini dilakukan untuk mengisi sejumlah kekosongan jabatan dan meningkatkan pelayanan, salah satunya ialah pelayanan adminduk. Mengingat saat ini UPT pelayanan adminduk di Lotim bertambah menjadi 21 UPT.
Ia berharap dengan adanya pelantikan sejumlah pejabat yang mengisi kekosongan formasi itu bisa meningkatkan dan memberikan pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat. Sehingga data adminduk masyarakat Lotim lebih rapi.
“Kalau dulu 2, 3 kecamatan digabung mejadi 1. Kalau sekarang kita suguhkan pelayanan adminduk itu di masing-masing kecamatan. Nanti kalau sudah rapi adminduk ini bisa saja kita leburkan kembali organisasi ini,” ujarnya.
Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun
Ia menambahkan, selain pejabat dari Dikbud sejumlah pejabat yang dilantik juga dari DP3AKB. Pelantikan kali ini disebutkan tidak ada kejutan seperti pelantikan sebelum-sebelumnya. Namun murni dalam rangka mengisi kekosongan formasi untuk mempercepat kinerja pelayanan sesuai dengan janji Bupati Lotim. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






