Bupati Lotim HM Sukiman Azmy saat pisah sambut dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Selong. FOTO IST/ GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Selong dari pejabat lama ke pejabat baru, Jumat (26/8).

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

Dalam sambutannya, HM Sukiman meyebutkan banyak tokoh Indonesia yang bisa menjadi panutan karena kesederhanaan dan integritasnya. Walau sudah tiada, namun nama mereka tetap harum dan sosoknya dijadikan teladan. Banyak godaan korupsi yang tidak dipedulikan. Integritas dan kejujuran menjadi pilihan.

Ia juga menyebutkan sejumlah tokoh yang patut menjadi panutan. Sederet nama seperti proklamator Mohammad Hatta, Kapolri Hoegeng Iman Santoso, Menteri Pekerjaan Umum Insinyur Sutami, Profesor Doktor Mar’ie Muhammad yang dikenal sebagai master clean.

“Termasuk juga Jaksa Agung Baharuddin Lopa sebagai tokoh yang memiliki kredibilitas, integritas dan hidup dalam kesederhanaan. Tokoh-tokoh itu patut dijadikan sebagi contoh,” ungkapnya.

Menurutnya apa yang dilakukan tokoh-tokoh tersebut telah diterapkan oleh Kajari Lotim Irwan Setiawan Wahyuhadi, S.H., M.H.

“Selama bertugas di Lotim, Pak Kajari ini tedoq-tedoq nyelem. Diam-diam tapi melakukan pekerjaannya dengan baik dan tidak pernah macam-macam,” ucapnya disambut tepuk tangan tamu undangan.

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada Kajari lama dengan harapan di tempat tugas yang baru (Kajari Kota Banjar) Jawa Barat dapat meraih kesuksesan seperti halnya di Lotim.

Sementara itu kepada penggantinya, Efi Laila Kholis, S.H., M.H. Sukiman berharap apa yang sudah dirintis oleh pejabat lama dapat diteruskan di Lotim. Diharapkan pula agar ke depan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dapat terwujud.

Sementara itu Kajari Lotim yang baru Efi Laila Kholis berharap dukungan dan sinergitas dengan seluruh jajaran Forkopimda dan seluruh masyarakat dalam menjalankan tugasnya.

“Saya harap dukungan dan sinergitas dari teman-teman Forkopimda untuk menjalankan tugas kami di Lotim,” ungkapnya.

Sementara Kajari sebelumnya, Irwan Setiawan Wahyuhadi menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan silaturahmi yang telah terjalin, baik dengan seluruh jajaran Forkopimda maupun masyarakat di daerah ini.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

“Terimakasih dan mohonan maaf atas kekeliruan yang mungkin terjadi dalam interaksi selama lebih dari dua tahun menjabat di Lotim,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here