GerbangIndonesia, Jakarta – DR. TGB Muhammad Zainul Majdi MA Hadiri di acara Podcast Back To BDM Harian Kompas, Sabtu (28/8/2022). Podcast ini dipandu wartawan senior KOMPAS, Budiman Tanuredjo.
Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun
Dalam podcast berdurasi 1.01.14 detik itu, banyak hal yang diungkapkan mantan Gubernur NTB dua periode itu. Namun, ada satu pertanyaan yang paling memantik para penonton.
“Kalau pemimpin dari luar negeri atau dalam negeri yang menjadi idola dari TGB?” tanya Budiman.
“Kalau yang masih hidup, di luar negeri, Grand Syeikh Al Azhar,” jawab TGB.
“Kalau dalam negeri?” timpal Budiman.
“Ee.. Kakek saya. Kakek saya pahlawan nasional Indonesia, TGH KH Zainuddin Abdul Majid,” jawabnya serius.
TGB dalam podcast itu memaparkan bahwa, dua tahun lalu telah terjadi kesepakatan antara Grand Syeikh Al Azhar bersama Paus Fransiskus XVI menandatangani dokumen tentang kemanusiaan.
Menurut Ketua OIAA Indonesia itu, dokumen ini bersepakat untuk bekerja sama antara muslim dan kristen, termasuk umat agama yang lain. Bagi TGB, dokumen ini luar biasa monumental.
Dokumen itu menguatkan tentang toleransi di tengah umat manusia. Ia pun kagum dengan Grand Syeikh, di tengah atribusi dan tentangan, Grand Syeikh mempromosikan dokumen ini. Kini, sejumlah negara di Timur Tengah pun menerapkan dokumen ini.
Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun
“Kesadaran berketuhanan harus berbanding lurus dengan kesadaran kemanusiaan. Tak ada artinya keberagamaan tanpa kemanusiaan,” kata TGB. (abi)
Tonton selengkapnya di sini.
Editor: Lalu Habib Fadli







