Kepala Dinas Sosial Lotim Suroto. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Sebanyak 98 ribu data masyarakat miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Lombok Timur mengalami anomali atau ganda.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

Kepala Dinas Sosial Lotim, Suroto menyampaikan data penduduk Lotim yang telah masuk di DTKS saat ini telah mencapai 906 ribu lebih. Namun dari data tersebut terdapat 98 ribu data penduduk mengalami anomali, namanya tidak jelas, atau tidak bisa dilacak.

“Itu yang kami minta kepada desa untuk divalidasi ke Dukcapil,” ungkapnya saat ditemui di Selong, Senin (19/09).

Ia meminta agar pihak desa selalu melakukan validasi data setiap bulan untuk menyingkronkan data masyarakat khususnya yang anomali agar bisa mengakses semua bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah.

Selain menyinkronkan data yang masyarakat yang anomali, ganda maupun tidak bisa diakses, Suroto juga meminta agar pihak desa bisa mencoret nama-nama yang tidak layak untuk masuk di DTKS dan mendapatkan bantuan, tidak hanya mengajukan penambahan permohonan DTKS saja.

“Jadi silakan desa mau coret siapa yang layak dicoret dam mau masukkan siapa saja, tapi jangan usulannya minta penambahan saja, kalau ada yang tambah harus berani juga mencoret,” pungkasnya.

Adapun saat ini Dinsos Lotim masih menggunakan data lama dalam penyaluran bantuan sosial. Sebab data yang baru saat ini masih belum tersedia. Meski begitu data lama tersebut tetep divalidasi setiap bulannya.

“Kita pakai data yang ada dulu, sepanjang yang baru belum ada. Data yang ada ini kita tetap minta untuk divalidasi setiap bulannya,” ujarnya.

Banyaknya masyarakat Lotim yang tidak bisa mengakses Bansos dikrenakan data yang anomali, dirinya menekankan agar pihak desa segera menyelesaikan dan menyinkronkan data-data tersebut.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Kalau dia anomali atau bermasalah tidak bisa mengakses Bansos apapun,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here