
GerbangIndonesia, Lotim – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy memastikan akan mengakomodasi kegiatan dan upaya penataan maupun pengembangan Ekowisata Poton Bako, Ekowisata Bale Mangrove dan Balap Sampan yang akan di laksanak di Kecamatan Jerowaru. Hal itu ditegaskan Bupati saat menerima kunjungan dua kelompok masyarakat selatan yaitu Komunitas Gawah Lauq dan Ekowisata Bale Mangrove.
Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika
Disebutkan Bupati, Bale Mangrove merupakan salah satu objek wisata yang ada di daerah selatan dan pelaksanaan Festival Balap Sampan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Jerowaru.
“Kawasan Selatan memiliki potensi yang harus dikembangkan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Salah satu potensi tersebut adalah dari sektor pariwisata,” sebutnya, Senin (26/9).
Bupati memerintahkan kepada seluruh OPD terkait agar segera menyiapkan perencanaan dan penganggaran sebagai dukungan, melalui APBD 2023. Karena itu ia meminta perencanaannya dapat dirampungkan sebelum pengajuan RAPBD 2023 kepada legislatif.
Ia sangat mengapresiasi kedua kelompok tersebut dengan rencana kegiatan yang masing-masing. Kegitan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan wisata melalui peningkatan kunjungan wisatawan ke Lotim.
“Kami berharap kegiatan yang dilaksnaakan dapat menjadi ikon pariwisata Lotim,” harapnya.
Di satu sisi, ia tetap mengingatkan pentingnya untuk menjaga keberlangsungan lingkungan. Terlebih di Kawasan yang sudah ditetapkan sebagai Kampung Lobster itu.
Menurutnya berbagai kegiatan tersebut harus dikelola dengan baik. Ditegaskannya pula agar menonjolkan kearifan lokal dan memanfaatkan potensi setempat dalam pengorganisasian, termasuk branding.
Dalam kesempatan itu juga, ia menyinggung soal penataan kembali pasar terapung Jenggik yang kondisinya saat ini disebut kumuh. Dinas Priwisata bersama Dinas PUPR diminta dapat mengelola dan memperindah, serta menyegarkan kembali kawasan yang merupakan pintu masuk Lombok Timur itu.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
“Kami harap lokasi tersebut dapat menjadi rest area yang dilengkapi dengan tersedianya produk-produk UMKM Lotim dan kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dan rampung tahun 2023 nanti,” pungkasnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






