
GerbangIndonesia, Lotim – Guna mengantisipasi meningkatnya jumlah kasus Demam Berdarah Dangue (DBD), Puskemas Sakra melakukan Fogging di sejumlah tempat. Hal ini dilakukan mengingat saat ini sudah mulai memasuki musim penghujan.
Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika
Kepala Puskesmas Sakra, M Zaini Jauhari menyampaikan bahwa selain rutin melakukan fogging pihaknya juga rutin melakukan penyuluhan secara terus menerus melalui masjid, musala, posyandu dan penyuluhan keliling menggunakan Puskel.
“Fogging sangat sering kita lakukan. Hampir setiap Minggu kami lakukan di lokasi yang berbeda-beda,” bebernya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (15/10).
Selain itu pihaknya juga membentuk Juru Pemantau Jentik (Jumantik) beranggotakan sebanyak 60 orang. Jumantik ini nantinya akan di lantik agar bisa menjalankan tugasnya kedepan
Untuk mengantisipasi peyebaran DBD ini, Pihaknya juga berkordinasi bersama pemerintah desa, kepala dusun, tokoh agama dan masyarakat untuk membersihkan lingkungan melalui dengan 4M yakni menguras, mengubur, menutup dan memantau perkembangan jentik-jentik nyamuk.
“Jika ada kasus yang meningkat di suatu dusun atau gubuk dan masyarakat sudah membersihkan lingkungan baru di lakukan fogging fokus. Fogging kita lakukan jika sudah dilakukan kebersihan lingkungan, karena foging akan efektif bila jentik-jentik yg ada di lingkungan sekitar sudah tidak ada,” imbuhnya.
Kabid P3KL Dinas Kesehatan Lotim, Budiman Satriadi menambahkan, sebaran DBD di Lotim, hingga bulan September sebanyak 521 kasus. Dibandingkan tahun lalu jumlah kasus tahun ini dinilai mengalami sedikit kenaikan, pada tahun lalu terdapat sebanyak 490 kasus.
“Tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Tahun ini ada tiga kecamatan yang paling tinggi kasusnya yakni Kecamatan Masbagik, Selong dan Kecamatan Peringgasela,” pungkasnya.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
Dirinya berharap agar masyarakat Lotim tetap menjaga hidup bersih, terlebih membersihkan genagan air, membersihkan bak mandi sekali seminggu. Terlebih di musim penghujan saat ini agar jentik-jentik nyamuk tidak berkembang biak. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






