Kepala BPKAD Lombok Timur Hasni. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Pelunasan utang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur sebesar Rp 155 miliar dari di PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) ditargetkan akan selesai sampai awal tahun 2025. Saat itu, Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy dan Rumaksi tak menjabat lagi, alias dijabat Plt Bupati.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

Kepala BPKAD Lombok Timur, Hasni menyampaikan, pelunsan utang daerah sebelumnya ditargetkan sampai dengan masa jabatan kepala daerah berakhir.

“Karena proses administrasi pencarian sempat molor, maka masa pengembaliannya diperpanjang sampai delapan tahun. Tapi nanti akan dilunasi sampai dengan masa jabatan Plt Bupati selesai agar kepala daerah yang baru tidak terbebani,” ungkap Hasni saat ditemui di Selong, Selasa (29/11).

Kendati demikian, pada tahun 2023 mendatang Pemkab Lotim akan menganggarkan untuk pembayaran pokok pinjaman sebesar Rp 70 miliar, sehingga ditargetkan pada awal 2025 utang tersebut sudah lunas beserta bunganya, baik bunga pinjaman di PT. SMI maupun Bank NTB.

Selain melakukan peminjaman di PT. SMI Pemkab Lombok Timur juga melakukan peminjaman di Bank NTB sebesar Rp 165 miliar yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi senilai Rp 157 miliar, Rp 1,6 miliar untuk sektor pendidikan, sektor perumahan dan permukiman Rp 400 juta, lingkungan hidup dan kebersihan Rp 200 juta, dan Sekretariat Daerah Rp 11 miliar.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Untuk yang di Bank NTB ini memang pas kita melakukan peminjaman ditargetkan pelunasannya pada tahun 2023. Tapi akan ada penyesuaian, ini yang masih dibahas,” pungkasnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here