Wakil Bupati Lombok Timur H Rumaksi SJ. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lotim – Setelah berhasil menyasar para peternak sapi, pada tahun 2023 mendatang Program Lombok Timur Berantas rentenir melalui Kredit tanpa bunga (Lotim Berkembang) akan menyasar pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ menyampaikan, masing-masing UMKM nanatinya akan mendapatkan pinjaman mulai dari Rp 2 juta sampai dengan Rp 3 juta tergantung usaha yang dijalankan.

“Untuk penyalurannya Pemkab Lotim telah bekerjasama dengan pegadaian. Tidak lagi melalui Bank seperti KUR untuk peternak sapi,” ungkapnya, Rabu (07/12).

KUR Lotim Berkembang untuk UMKM ini diakuinya memang beda dengan KUR yang didapatkan oleh peternak sapi. Sementara
Para UMKM yang tersentuh dengan program ini tetap harus mengembalikan modal yang telah diberikan sampai batas waktu yang telah ditentukan.

Sementara untuk pembayaran bunga akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemkab Lombok Timur. Pemkab Lombok Timur juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk pembayaran bunga untuk UMKM.

“Total anggaran yang telah kami siapkan sebesar Rp 6 miliar untuk pembayaran subsidi bunga baik untuk peternak sapi maupun UMKM,” imbuhnya.

Disebutkan meski tahun 2023 mendatang akan menyasar UMKM namun Lotim berkembang untuk peternak sapi juga trus berjalan. Sementara pinjaman dana yang didapatkan untuk peternak baru dengan yang lama nilainya berbeda.

Hingga saat ini peternak sapi yang terdata baru tersentuh program ini masing-masing mendapatkan pinjaman sebesar Rp 20 juta. Sementara peternak sapi yang telah lebih dulu tersentuh program tetap mendapatkan bantuan pinjaman KUR Rp 15 juta.

“Tujuan program ini supaya masyarakat menjadi mandiri. Bahkan sudah banyak juga masyarakat kita yang sudah mandiri. Kalau sudah mandiri berarti sudah mapan,” terangnya.

Disebutkan Rumaksi sejak diluncurkannya program ini belum ada masalah yang ditemukan. Dalam arti bantuan pinjaman modal yang diberikan ke para peternak semuanya dikembalikan tepat waktu sesuai dengan nominal yang didapatkan.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Bahkan keberhasilan Lotim Berkembang ini diapresiasi bahkan telah di contoh oleh pemerintah pusat dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here