GerbangIndonesia, Lotim – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik mengingatkan untuk membangun pariwisata berbasis gender, semua pihak yang terlibat harus bisa berdaya dan bersinergi agar tujuan pariwisata tersebut bisa tercapai.
Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika
“Membangun pariwisata berbasis gender adalah penerapan prinsip-prinsip gender di berbagai aspek,” ungkapnya saat membuka dialog Gender in Tourism, Senin (12/12).
Selain itu kata dia, fokus juga sangat penting untuk dijaga, sebab banyak persoalan pariwisata. Karena itu fokus perlu untuk senantiasa untuk menuntaskan satu-satu persoalan yang ada.
Dirinya menyambut baik atas keterlibatan akademisi dalam upaya memajukan pariwisata Lombok Timur termasuk unsur-unsur lainnya yang terlibat dalam acara tersebut.
“Terimakasih banyak kepada semua narasumber baik dari kalangan akademisi media dan pelaku pariwisata. Kami sangat mengapresiasi atas terselenggaranya dialog ini, karena ini merupakan salah satu upaya untuk memajukan pariwisata Lombok Timur,” ucapnya.
Ia juga meminta agar meningkatkan ikatan antara birokrasi, akademisi, media, juga elemen lainnya yang disebutnya sebagai upaya meningkatkan keramahan. Sebab keramahan menurutnya merupakan satu dari faktor untuk mewujudkan kemajuan pariwisata di Lombok Timur yang memiliki banyak potensi.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
Dialog ini diselenggarakan atas kerja sama Pemda Lombok Timur, Badan Promosi Pariwisata Daerah Lombok Timur (BPPD) dan Program Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







