
GerbangIndonesia, Lotim – Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Lombok Timur yang ke-64 tahun yang jatuh pada tanggal 27 Desember. Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy membeberkan sejumlah prestasi yang sudah diraih oleh Kabupaten Lombok Timur, khususnya dalam kurun waktu empat tahun terakhir ini.
Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika
“Prestasi yang berhasil ditorehkan daerah ini sebagai hasil kerja bersama, kolaborasi, sinergitas berbagai elemen masyarakat Lombok Timur,” ungkapnya pada perayaaan HUT Kabupaten Lombok Timur ke-64 di Taman Tugu Selong, Selasa (27/12).
Prestasi yang berhasil diraih Lombok Timur pada tahun 2022 ini diantaranya ialah Lombok Timur berhasil memperbaiki peringkat indeks pembangunan manusia (IPM) dari posisi 8 menjadi posisi ke 7 dari 10 kabupaten kota di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Lombok Timur juga berhasil mendapatkan juara pada penilaian kinerja kabupaten/kota dalam pelaksanaan aksi konvergensi penurunan angka kematian ibu dan anak juga peningkatan angka usia hidup penduduk.
“Kita juga berhasil menjadi kabupaten pembina desa wisata terbaik tingkat Nasional,” sebutnya.
Selain kabupaten, sejumlah desa di Lombok Timur juga berhasil mendapatkan juara di tingkat Nasional, salah satunya ialah Desa Kumbang Kecamatan Masbagik, berhasil meraih juara ketiga tingkat nasional kategori desa bebas korupsi.
Selain itu, Lombok Timur juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai salah satu kabupaten yang berhasil menyelenggarakan berbagai event baik bersekala lokal, provinsi maupun bersekala internasional yang dinilai bisa menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Pada hari ulang tahun ke-64 ini kita akan memberikan penghargaan kepada 100 orang yang telah mendukung berbagai capain di Lombok Timur, baik secara pribadi kelompok instansi maupun lembaga di berbagai bidang,” ungkapnya.
Pada tahun 2022 ini di tengah keterbatasan, Lombok Timur juga berhasil memperoleh sertifikat eliminasi malaria, Kabupaten layak anak Pratama, penurunan stunting dan berbagai prestasi lainnya.
Kendati Lombok Timur telah berhasil meraih berbagai prestasi di berbagai bidang, namun diakuinya masih banyak PR yang harus diselesaikan ke depannya, salah satunya ialah harapan hidup. Dimana saat ini Lombok Timur menduduki posis terendah di provinsi (NTB) dengan nilai 66,65.
Terkait persolan itu, ia meminta semua pihak dan elmen masyarakat agar bekerja lebih keras lagi untu memperbaiki predikat harapan hidup tersebut untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya.
“Belum saatnya kita berpuas diri, tentu masih banyak tuntutan perubahan yang harus dicapai kedepan, namun HUT ke-64 ini kita perlu mensyukuri berbagai keberhasilan yang telah diraih walaupun dengan cara sederhana kita mensyukurinya,” ujarnya.
Terkait pro kontra perayaan HUT Lombok Timur yang ke-64 ini, ia menegaskan bahwa perayaan yang dilakukan pada bulan Agustus lalu merupakan perayaan HUT Lombok Timur yang lahir pada era kolonial Belanda yang didasari dengan Perda.
Sementara HUT yang di rayakan pada tanggal 27 Desember ini merupakan HUT Kabupaten Lombok Timur yang lahir setelah kemerdekaan RI.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
“Mudah-mudah tahun depan kita bisa memperingati HUT Kabupaten Lombok Timur ini saja,” pungkasnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






