GerbangIndonesia, Lotim – Akibat cuaca buruk yang melanda khususnya di kawasan NTB beberapa hari terakhir, berimbas pada harga sejumlah komoditi melambung tinggi. Salah satunya harga cabai.
Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika
Kepala Bidang Pengendalian Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan (Disdag) Lombok Timur, Usman mengatakan, dari hasil pantauan di sejumlah pasar harga sejak satu minggu terakhir ini harga cabai mengalami kenaikan khususnya cabai rawit.
“Tapi kalau cabai jenis lainnya harganya masih cukup aman. Cuman cabai kecil saja yang mahal,” terangnya kepada media, Selasa (3/1).
Saat ini kata dia, harga cabai rawit sebesar Rp 90 ribu sampai Rp 100 ribu per kilogram. Sementara harga sebelumnya hanya Rp 50 kilogram. Kenaikan harga cabai ini disebutnya sudah menjadi hukum pasar yang kerap terjadi setiap tahun.
Sementara salah seorang pembeli cabai saat ditemui di pasar sore Kabar, Mustiani mengeluhkan kenaikan harga cabai ini. Meski harga melambung tinggi namun diakuinya harus tetap dibeli, mengingat cabai merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi ibu rumah tangga.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
“Saya harap harganya bisa kembali normal seperti seperti semula. Mau tidak mau kita harus beli karena kebutuhan,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







