Bupati Djohan saat mengikuti kegiatan puncak HPSN di Tanjung. FOTO ANGGER RICO/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (LH) menggandeng Komunitas Peduli Sampah, menggelar kegiatan bertajuk “Gebyar Pilih Sampah”. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati H. Djohan Sjamsu di Lapangan Tioq Tata Tunaq dan diikuti ratusan peserta Sapu Bersih Nyemplung Kali (Saber Pungli) pada Rabu (22/2).

Baca Juga: Isu Penculikan di Narmada Ternyata Hoaks, Polisi Sebut Penyebarnya Harus Ditangkap

Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu mengungkapkan, sampah menjadi sangat mengganggu, selain menggangu juga menjadi masalah. Bagaimana tidak, menurutnya Lombok Utara sebagai daerah pariwisata dengan tingkat kunjungan wisatawan pertahun mencapai 237 ribu sampah selalu menjadi persoalan.

“Kegiatan ini sangat bagus dan saya apresiasi penyelenggaraannya. Sudah saatnya kita tanamkan nilai kebersihan kepada generasi,” ungkapnya.

Menurutnya persoalan sampah tidak hanya menjadi tugas pemerintah melainkan semua pihak hendak berangkul bahu dan menanamkan nilai-nilai kebersihan tersebut kepada anak- anak, lingkungan yang baik adalah lingkungan yang bersih tanpa sampah.

“Saya mengajak kita semua menangani sampah ini kita mulai dari diri kita, dengan membersihkan lingkungan masing- masing,” katanya.

Pusat kegiatan puncak peringatan HPSN itu menyasar Kali Sokong sebagai lokasi pembersihan pasalnya, mengingat letaknya yang berada di Tanjung sebagai pusat dan wajah ibu kota Kabupaten Lombok Utara. Politisi PKB itu menyebut dalam kurun waktu belasan tahun berdirinya Lombok Utara dinilai belum mengalami perubahan yang signifikan.

“Karena sampah tanggung jawab semua pihak, untuk kali Sokong warga pinggir kali lebih memililiki tanggung jawab,” jelasnya.

Sebaran sampah yang merata dari pemenang (Tiga Gili) hingga Bayan, cukup dilema namun disisi lain. Sampah jika dikelola dengan teknologi maka dapat bernilai ekonomis karena bisa menjadi energi.

“Kebersihan juga perintah agama, kalau tidak ada tong sampah baiknya dibuatkan lubang dan ditimbun,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Lombok Utara Drs Rusdianto mengatakan dalam peringatan ini sejumlah kegiatan sudah dilakukan di antaranya lomba musik dengan tema lingkungan, jalan sehat dirangkai pembagian hadiah serta pembersihan di sejumlah lingkungan. Diharapkan adanya kegiatan ini sebagai langkah awal untuk mewujudkan masyatakat yang sehat serta peduli akan sampah.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Sampah ku adalah tanggungjawab ku, beberapa rangkaian yang dilaksanakan diikuti oleh semua OPD serta di kecamatan dan desa. Mari kita tuntaskan pilah sampah dari sumbernya,” tandasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here