Gerbangindonesia, Lombok Utara – Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Utara melalui Dinas PUPR tengah memproyeksikan penuntasan sejumlah program fisik tahun ini. Diantaranya pembangunan tiga kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan relokasi Kantor Koramil Tanjung. Demikian diungkapkan Kepala Dinas PUPR Kahar Rizal, Kamis (2/3).
Baca Juga: Isu Penculikan di Narmada Ternyata Hoaks, Polisi Sebut Penyebarnya Harus Ditangkap
Menurut Kahar pembangunan 3 kantor (OPD) pelayanan itu antara lain Dinas Kominfo, Inspektorat, dan Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DTKPMP-PTSP) menelan anggaran mencapai Rp 16 miliar bersumber dari anggaran Dana Alokasi Umum (DAU).
“Tiga kantor OPD ini telah ditetapkan melalui pengesahan ABD tahun 2023 kurang lebih Rp 16 miliar. Untuk relokasi dan pembangunan kantor Koramil nantinya akan dibangun dilahan aset Pemda seluas 18 are di Desa Jenggala dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp 2 miliar termasuk landscape,” ungkapnya.
Kendati begitu, pembangunan tiga OPD dengan anggaran mencapai Rp 16 miliar itu dinyatakan tidak melulu dialokasikan pada konstruksi bangunan saja, melainkan disertai pembangunan Landscape, pula akan dibangun secara ngomplek. Awalnya Pemda berencana akan membangun lima kantor OPD di areal tersebut namun diputuskan hanya tiga saja.
“Sekarang sudah kosong untuk penggusuran kita menunggu dari pihak aset untuk penghapusan,” terangnya.
Sejumlah program itu direncanakan dapat terealisasi dipertengahan tahun ini termasuk relokasi Kantor Koramil Tanjung, pemindahan sendiri diklaim sudah melalui proses kesepakatan antara pihak Pemda dan TNI. Nantinya eks lahan itu kemudian akan ditata menjadi akses keluar masuk kendaraan menuju pusat pelayanan pemerintah (Kantor Bupati).
“Anggaran perencanaan designnya dari kami di DPUPRPKP, tetapi konsultasi design tetap dilakukan dengan pihak korem (TNI) guna mendapatkan arahan dan masukan sesuai standar bangunan gedung kantor militer,” jelasnya.
“Kita berharap dapat merubah wajah kota kabupaten karena nantinya juga ada pelebaran jalan Nasional,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu di beberapa penyampaiannya menyatakan pasca gempa lalu banyak gedung OPD yang roboh dan belum terbangun, tahun ini pembangunan kantor tersebut dibangun saat ini.
“Insya Allah di sini depan kantor bupati kita akan bangun beberapa kantor OPD juga,” terangnya.
Selain itu Djohan yang juga Politisi PKB itu mengatakan, pihaknya telah mendapat persetujuan dari Danrem 162/WB untuk digeser. Nantinya lahan tersebut akan dirubah menjadi taman. Sementara lapangan Tanjung pula turut dipindah ke depan pasar Tanjung (belakang) kantor PLUT.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
“Ada banyak pekerjaan berat menanti di tahun ini seperti Terminal Tanjung untuk dijadikan pusat pertokoan. Makanya ini menjadi pekerja tambahan kita,” pungkasnya.(iko)
Editor: Lalu Habib Fadli







