Kadis Perindag KLU saat membuka pelatihan digital marketing. FOTO ANGGER RICO/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Sejumlah UMKM yang berbasis di Lombok Utara diberikan pelatihan digital marketing dan promosi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop UKM) itu, berlokasi di Gedung PLUT Kecamatan Tanjung, Senin (13/3).

Baca Juga: Isu Penculikan di Narmada Ternyata Hoaks, Polisi Sebut Penyebarnya Harus Ditangkap

Kepala Disperindagkop UKM Lombok Utara H. Haris Nurdin mengungkapkan, pelatihan ini merupakan upaya peningkatan wawasan pelaku UKM yang ada. Sasarannya yaitu bagaimana pelaku yang notabene didominasi milenial ini mampu memasarkan produknya melalui media sosial. Sementara sosialisasi tidak hanya kali ini saja, dinas sebelumnya juga sudah menggelar sosialisasi yang berbeda tema.

“Selain digital marketing ini sudah ada 5 sosialisasi yang kita adakan, seperti harga pokok produksi, terkait dengan kemasan, setelah ini kemudian pengelolaan manajemen pelatihan,” ungkapnya.

Sumber anggaran yang digunakan dalam kegiatan ini disebutnya menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Untuk jumlah peserta sebanyak 30 orang UKM yang akan diadakan selama 3 hari mendatang. Sasaran dari jenis usaha yang diberi pelatihan yaitu menyangkut usaha konter serta lainnya. Pihaknya berharap supaya pelaku bisa lebih mandiri serta membuka wawasan dalam memasarkan produk mereka.

“Produk usaha mereka ini macem-macem, umumnya konter segmen kita digital marketing yang milenial keinginan mereka dasar IT yang jelas Ketua UMKM juga kita hadirkan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Lalu Muhammad Iqbal menjelaskan, dalam data tahun 2020 tercatat UMKM di Lombok Utara ini sebanyak 4.900 lebih. Khusus untuk pelatihan kali ini bagaimana supaya pelaku bisa membuat trik yang menarik customer via media sosial seperti Platfrom TikTok serta Instagram. Narasumber yang didatangkan pun selain dari Provider XL juga hadir dari pihak Google.

“Narasumber ini mereka yang sudah terbiasa mentrainer UMKM dari Google art bagaimana mereka buat konten, supaya bisa membuka pasar pasar digital yang kekinian saat ini,” jelasnya.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Untuk pengembangan kooperasi dan UKM tahun 2023 bagaimana kita peningkatan kapasitas salah satunya lakukan diklat pendampingan melalui dana DAK,” imbuhnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here