Kelompok Nelayan saat menerima bantuan mesin ketinting. FOTO SUPARDI/ GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menyerahkan secara simbolis bantuan mesin ketinting kepada kelompok nelayan dari enam kecamatan, yaitu Sambelia, Pringgabaya, Labuhan Haji, Sakra Timur, Keruak, dan Jerowaru.

Baca Juga: Ditahan Soal Kasus Pasir Besi Lotim, Umaiyah: Kabid Minerba yang Harusnya Tersangka

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy berharap agar mesin tersebut dapat digunakan dengan seoptimal mungkin supaya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, khususnya ekonomi para nelayan.

“Manfaatkanlah apa yang didapatkan hari ini. Ada kapal, perahu, penangkap atau jaring. Kita berikhtiar seoptimal mungkin, mudah-mudahan income masyarakat kita naik,” ujarnya, Jumat (14/04).

Disebut situasi dan kondisi yang dirasa sulit di daerah ini semasa gempa dan Covid-19. Namun, daerah ini berhasil menghadapi situasi sulit tersebut. Terlebih lagi saat kabupaten atau daerah lain sibuk mengandalkan pariwisata sebagai objek PAD terbesar.

Syukur nya kata Sukiman, Lombok Timur masih mengandalkan pertanian sehingga masyarakat tetap aman. Ia menilai potensi pertanian sangat besar kala itu, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah, karena Allah SWT telah mengaruniakan banyak potensi kepada Lombok Timur mulai dari gunung hingga laut,” ucapnya.

Ia berharap potensi tersebut dapat dioptimalkan dengan kerja keras dan soliditas semua pihak. Ia menekankan perlunya memperkuat kolaborasi dan koordinasi.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur, M. Zainuddin menyampaikan bahwa gempa bumi dan pandemi menyebabkan penurunan produksi perikanan. Karena itu bantuan yang diberikan ini diharapkan dapat menstimulasi dan membangkitkan kembali semangat para nelayan Lombok Timur.

Baca Juga: Isu Penculikan di Narmada Ternyata Hoaks, Polisi Sebut Penyebarnya Harus Ditangkap

Adapun bantuan mesin kapal yang diberikan tersebut sebanyak 165 buah mesin ketinting kepada 99 kelompok nelayan. Bantuan tersebut bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2023. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here