GerbangIndonesia, Lotim – Tindaklanjut dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Selaparang Energi yang terancam tutup atau dikelola pihak ketiga masih menunggu hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Hal itu ditegaskan sekda Lombok Timur, HM Juaini Taufiq, Selasa (04/07/2023).
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
Kata Sekda, management perusahaan harus siap bertanggung jawab atas keadaan perusahaan saat ini. Mengingat pihak managemen sebelumnya sudah dipercayakan dan disumpah untuk mengelola perusahaan.
“Pertanggung jawaban yang rill itu ada di RUPS-nya. Jadi nanti akan jelas setelah RUPS. Jadi tidak bisa kita berandai-andai, saya sudah minta Kabag ekonomi untuk mendorong agar segera dilakukan RUPS,” ujarnya.
Setalah adanya RUPS dan kualifikasi dari management perusahaan maka akan jelas nantinya persolan dan arah dari PT. Selaparang Energi apakah ditutup atau tidak.
Sementara terkait adanya hasil audit dari Inspektorat Kabupaten Lombok terkait perusahaan tersebut. Hal itu disebut menjadi salah satu bagian dari RUPS.
“Hasil audit itu juga menjadi bagian dari RUPS. Nanti akan terungkap semua setelah adanya RUPS itu. Kita dengar dulu apa hasil RUPS maka kita bisa simpulkan,” imbuhnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
Penyerta modal PT. Selaparang Energi sepenuhnya diberikan oleh Pemkab Lombok Timur, tidak ada bantuan modal dari pihak lain. Sementara terkait jumlah modal yang telah digelontorkan Pemkab Lombok Timur untuk PT. Selaparang Energi, Juaini tidak bisa menyebut angka pasti berapa besar anggaran yang telah diberikan. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







