GerbangIndonesia, Lotim – Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menekan angka stunting di Lombok Timur. Salah satunya dengan meningkatkan kapasitas Bina Keluarga Balita (BKB) dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang ada di seluruh desa di Lombok Timur.
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
Kepala DP3AKB Lombok Timur, H Ahmat menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan kegitan kedua kali yang diikuti petugas BKB dan PLKB yang tersebar di 10 kecamatan. Hal ini untuk meningkatkan kemampuan para petugas BKB dan PLKB dalam melakukan pendampingan terhadap sasaran stunting.
“Acara ini dalam rangka untuk mengoptimalisasikan percepatan penurunan stunting di Lombok Timur. Sehingga harus melibatkan semua komponen yang ada di Kecamatan dan Desa,” ungkapnya, Selasa (11/07).
Petugas BKB dan PLKB ini kata Ahmat, akan menjadi penyuluh motivator dan pengawas bagi Tim Pendamping Keluaraga (TPKK), sekaligus melakukan pendampingan terhadap bantuan bakti stunting yang diperuntukkan sasaran stunting dan keluarga rawan stunting agar betul-betul bantuan tersebut bisa tepat sasaran.
Selain melibatkan BKB, PLKB dan TPKK di semua kecamatan, namun seluruh OPD juga ikut dilibatkan sebagai orang tua asuh. Hal ini tidak lain untuk menekan kasus stunting di Lombok Timur.
“Jadi kegiatan penguatan kapasitas ini nanati akan kita lakukan lagi pada bulan Agustus, termasuk juga kita akn evaluasi mulai dari tingkat kecamatan sampai Provinsi apakah program bakti stunting ini sudah berhasil mempercepat menurunkan stunting atau belum,” ujarnya.
Dijelaskan, jumlah PLKB dan BKP yang ada tersebar di Lombok Timur saat ini sebanyak 129 orang. Jumlah tersebut disebut masih belum ideal jika melihat jumlah desa yang ad di Lombok Timur sebanyak 254 desa. Sehingga masing-masing petugas bisa memegang satu desa.
“Kalau sekarang kan ada yang pegang satu desa dan ada juga yang pegang dua desa. Kami harap kedepan petugasnya satu desa satu orang,” ungkapnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
Dengan banyaknya petugas yang dilibatkan dalam penanganan stunting ini diharapkan dapat mempercepat penurunan stunting di Lombok Timur. Sehingga target 14 persen kasus stunting itu bisa tercapai pada tahun 2024 mendatang. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







