Ketua Pelaksana Kegiatan Dr. Prayogi Dwina Angga bersama siswa SDN 39 Cakranegara. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Mataram – Perguruan tinggi berperan penting memberikan solusi untuk berbagai masalah di masyarakat. Salah satunya permasalahan gizi dan hidup sehat. Inilah yang menjadi sasaran dosen-dosen Prodi PGSD Unram dengan melaksanakan program pengabdian masyarakat di SDN 39 Cakranegara.

Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43

Ketua Pelaksana Kegiatan, Dr. Prayogi Dwina Angga menjelaskan, program pengabdian masyarakat yang dijalankan bertajuk Program Edukasi Gizi dan Aktivitas Fisik (PREGI). Untuk meningkatkan pemahaman perilaku hidup sehat melalui gizi seimbang dan aktivitas fisik bagi siswa sekolah dasar. Program ini dijalankan tiga orang, termasuk dua anggota Dr. H. Muhammad Makki dan Gita Prima Putra.

“Anak-anak usia sekolah dasar masih menghadapi berbagai permasalahan kesehatan terkait dengan gizi dan rendahnya aktivitas fisik atau perilaku menetap,” ujar Yogi.

Kedua masalah tersebut masih belum disentuh dan mendapatkan perhatian, khususnya melalui sekolah dan keluarga. Padahal sekolah menjadi tempat anak untuk menghabiskan sebagian besar waktunya setelah keluarga atau di rumah. Anak usia sekolah dasar ini merupakan fondasi penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan mewujudkan generasi penerus yang unggul.

Lingkungan sekolah dapat dijadikan wahana dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat Indonesia. Perubahan perilaku siswa dari perilaku kesehatan yang kurang sehat menjadi lebih sehat diharapkan dapat diperoleh anak di lingkungan sekolah. Karena itulah intensitas pembinaan menuju terbentuknya perilaku hidup sehat merupakan bagian penting dari pembinaan kesehatan usia sekolah dasar, salah satunya melalui peningkatan pemahaman gizi seimbang dan aktivitas fisik.

Menurut Yogi, agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara harmonis, optimal serta memiliki daya tangkal dan daya hayat terhadap pengaruh buruk, maka perlu diupayakan peningkatan kemampuan dan derajat hidup sehat. Langkah utama untuk mewujudkan tumbuh kembang anak harus melalui bimbingan dan pengawasan. Yang mencakup pemahaman dan pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat, serta partisipasi aktif.

Yogi menjelaskan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi peserta didik dengan membuka jalur komunikasi, informasi, dan edukasi. Untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku sehingga mereka sadar, mau, dan mampu mempraktekkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui gizi seimbang dan aktivitas fisik.

“Pengabdian masyarakat ini menjadi upaya yang sistematis untuk membina anak-anak usia sekolah dasar yang ada di lembaga sekolah melalui kegiatan kampanye atau sosialiasi,” paparnya.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara interaktif dengan memberikan ceramah dan diskusi kepada peserta didik. Tidak hanya melalui ceramah dan tanya jawab saja, penggunaan media dalam bentuk piramida makanan sehat, poster, pamflet dan majalah dinding menjadi sarana yang digunakan.

“Seluruh anak-anak yang mengikuti kegiatan ini juga mendapatkan asupan makanan sehat dalam bentuk jajanan atau biskuit dan susu,” cetusnya.

Lebih lanjut, Yogi mengatakan seluruh anak-anak yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan sangat baik. Termasuk guru dan staf juga ikut terlibat aktif.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 39 Cakranegara Baiq Nurhaliman menyampaikan agar tetap terjalin kerja sama antara sekolah dengan Prodi PGSD Unram.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

“Semoga kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang tetap dilaksanakan. Khususnya yang relevan dengan masalah dan kebutuhan,” pungkasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here