Gerbangindonesia, Lombok Utara – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Utara terus intens menyalurkan bantuan ke sejumlah masyarakat. Salah satu program bertajuk Zakat Infaq Sodaqoh (ZIS) sudah disalurkan di triwulan ketiga ini. Hal ini diungkapkan Ketua Baznas Lombok Utara Drs. H. Sayuti saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/09).
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
Dijelaskan, pada triwulan ketiga yang terhitung dalam bulan Juli hingga September 2023 tercatat ada satu desa di lima kecamatan yang diberikan bantuan. Masyarakat penerima bantuan berkategori fakir, miskin, dan mualaf diberi santunan Rp 200 ribu dengan kuota per desa sebanyak 150 orang. Sayuti mengatakan di tiap desa tersalur dana sebesar Rp 30 juta yang merupakan kegiatan rutin di lembaga yang ia pimpin.
“Di triwulan ketiga ini tersalur total Rp 150 juta, dalam setahun ada 4 kali penyaluran. Kategori penerima kita fokuskan yang fakir, miskin, dan mualaf. Terkait data itu dari kadus naik ke desa kemudian diverifikasi lalu kita tuangkan ke Baznas,” ungkapnya.
Dijelaskan, pada tahun ini Baznas menargetkan mengumpulkan zakat sebesar Rp 4 miliar. Sementara yang sudah terkumpul hingga hari ini kurang lebih sekitar Rp 3,7 miliar. Artinya dengan berjalannya waktu hingga batas akhir pada Desember 2023 nanti pihaknya berharap bisa mencapai target tersebut. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, ia menyebut pengumpulan zakat ini cukup baik di mana tahun sebelumnya terkumpul sebesar Rp 3,5 miliar.
“ZIS kalau tahun 2022 Alhamdulillah terkumpul sebesar Rp 3,5 miliar. Karena masih berjalan jadi tidak bisa kita lihat angka pastinya, saya kira-kira ini sudah terkumpul lebih dari tahun kemarin,” jelasnya.
Dalam dana tersebut pengelolaan itu tidak hanya mengarah pada program ZIS semata, di sana tercatat ada 45 sub program dengan 5 program utama yaitu kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dakwah, dan pembangunan. Dari 5 program itu juga ada sub masing-masing misalnya di pendidikan ada kategori bantuan skripsi hingga mahasiswa yang mau berangkat ke luar negeri juga diberikan bantuan. Kemudian di sisi kemanusiaan bantuan berupa air dan sebagainya juga masuk dalam kategori sub tersebut.
“Ada juga kita lakukan program sunat massal, yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Kita berikan kepada desa bagi warga yang kurang mampu akan kita bantu melalui pengelolaan dana di Baznas,” katanya.
Sayuti menambahkan, beberapa minggu lalu Baznas memberikan bantuan kepada para UMKM yang dirasa tidak mampu. Jumlahnya ada 74 orang masing-masing diberikan dana bantuan Rp 2 juta dan untuk kelompok sebanyak 6 orang diberi sebesar Rp 10 juta. Pembagian dilakukan di Masjid Jamiq Kecamatan Tanjung nantinya para pedagang ini akan dipantau ketika usahanya berjalan bagus akan disupport kembali lebih jauh.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Kita pantau terus usahanya kalau tidak penuhi target dari muzakki kita akan alihkan tapi kalau jalan terus akan disupport lagi. Pada akhirnya nanti kita akan dapat muzakki baru akan disurvei setelah 6 bulan jalan,” pungkasnya. (iko)
Editor: Lalu Habib Fadli







