Gerbangindonesia, Lombok Utara – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lombok Utara rupanya akan memunculkan figur sendiri dalan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPC PKB KLU sekaligus Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu. Bahkan ia mengakui, sejumlah nama sudah ia kantongi kendati itu belum bisa dibocorkan ke publik.
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
“Saya yakin berpeluang (mencalonkan figur dari PKB) kalau nama di kantong ada tapi tidak boleh keluar,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (17/10/2023).
Menurutnya, figur tersebut bisa dari kalangan kader maupun dari luar kader. Khusus diluar kader, asalkan yang bersangkutan mau masuk PKB maka bisa saja akan dicalonkan sebagai Bakal Calon Bupati mendatang. Ditanya mengenai isu yang kencang beredar dengan PKB akan mendorong Dr. Muhsin, Djohan tak menampik hal tersebut kendati juga enggan mengiyakan.
“Semua di kantongi, jadi saya ingin target Ketua DPRD dan target Bupati dua duanya betul,” katanya.
Hanya saja untuk mencuatkan sosok Bakal Calon Bupati dari PKB syaratnya paling tidak PKB harus menduduki kursi Ketua Legislatif. Djohan tidak memungkiri itu, sehingga ia menargetkan minimal semua Daerah Pemilihan (Dapil) harus terisi penuh. Menimbang kekuatan PKB sekarang, dirinya mengakui sudah menempatkan orang-orang yang mempuni dan cukup kuat. Termasuk di Dapil Pemenang pihaknya berkeyakinan kuat akan mendapat kursi di sana.
“Pada pileg 2024 ini semua dapil harus terisi makanya saya tempatkan orang-orang yang mempuni yang cukup kuat. Makanya bisa bisa saja satu dapil bisa dua kita dapat,” jelasnya.
“Kalau melihat komposisi caleg, karena saya ingin supaya PKB itu menang di Pileg 2024, karena kalau kita sudah menang kita bisa mencalonkan siapa yang menjadi kepala daerah kedepan,” imbuhnya.
PKB lanjut Djohan, setidaknya harus mendapat 6 kursi sehingga bisa mencalonkan Bupati tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Namun demikian, pihaknya juga tak menampik peluang itu cukup sulit sehingga diperlukan kolaborasi dengan partai lainnya. Jika aturan membolehkan, ia berseloroh akan maju sebagai figur tersebut di pesta demokrasi mendatang.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Tapi tidak mungkin itu (maju tanpa koalisi partai lain) jadi kita harus berkolaborasi dengan partai lain juga. Kalau saya berhasil memimpin daerah tahun ini, atau saya kembali menjadi calon tidak apa-apa, kalau aturan membolehkan saya mencalonkan diri betul,” pungkasnya.(iko)
Editor: Lalu Habib Fadli







