Gerbangindonesia, Lombok Utara – Jalan penghubung Dua Desa di Kecamatan Tanjung Lombok Utara sudah mulai dilakukan perbaikan. Anggaran yang sedianya diprioritaskan oleh Ketua DPRD Lombok Utara melalui pokir itu, rupanya cukup membantu masyarakat setempat. Pasalnya, jalan tersebut nyaris tidak tersentuh oleh pemerintah. Hal ini diungkapkan Ketua DPRD KLU Artadi, Rabu (01/11).
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
Menurutnya, jalan tersebut sebelumnya banyak dikeluhkan oleh masyarakat khususnya di Dusun Tuti, Lendang Galuh, dan Tanak Sanggar Desa Sokong. Sebab kondisinya nyaris tidak layak dilalui sehingga ini menjadi persoalan, manakala masyarakat mau pergi ke Pasar, Kantor Camat, dan ke Puskesmas lebih cepat melalui jalan tersebut. Pengerjaan pengaspalan itu, belakangan dipantau langsung oleh Politisi Gerindra tersebut.
“Jalan ini sebelumnya belum jelas SKnya tapi begitu sudah klir langsung kita anggarkan melalui Pokir sebesar Rp 3 miliar,” ungkapnya.
Dijelaskan, jalan itu panjangnya sekitar kurang lebih 4 kilometer yang mana bisa menghubungkan Desa Sokong dan Teniga. Dalam anggaran Rp 3 miliar tersebut, terealisasi sebesar Rp 2,7 miliar atau sepanjang 2,1 kilometer. Masih ada sisa kurang lebih 800 meter yang rencananya akan ia tuntaskan pada APBD tahun 2024 mendatang. Masyarakat disebutnya cukup terbantu dengan adanya jalan tersebut, mereka merasa dimudahkan terlebih ini merupakan salah satu aspek meningkatkan ekonomi desa secara khusus.
“Makanya masih ada PR saya sekitar 800 meter ini yang akan kami usulkan kembali pada 2024 semoga bisa segera terealisasi,” jelasnya.
Politisi Gerindra ini sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR selaku instansi teknis yang melakukan pengerjaan jalan tersebut. Informasinya dari kekurangan 800 meter pengaspalan itu dibutuhkan biaya kurang lebih Rp 1,5 miliar. Sehingga dalam pembahasan anggaran murni 2024 yang idealnya akan diketok akhir November ini, usulan penambahan itu dipastikan masuk dalam pembahasan TAPD dan Banggar.
“Kemarin juga kami sudah konsultasi dengan Dinas PU itu yang 800 meter itu diangka Rp 1,5 miliar. Saat ini sudah hampir 90 persen pengerjaannya tinggal selesaikan rabat pinggir jalan dan talud,” katanya.
“Tahun depan juga saya akan memasang PJU juga semoga bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu Ria Warga Dusun Tuti Desa Sokong mengamini jika jalan tersebut kondisinya memang sangat memprihatinkan. Banyak warga justru terjatuh terutama pada tanjakan ketika melalui jalan tersebut. Saat ini setelah dilakukan pengaspalan kondisinya sudah layak dan dinikmati oleh warga. Ia berharap supaya penambahan pengaspalan bisa dilakukan di tahun mendatang.
Baca Juga: Polda NTB Gelar Tradisi Pedang Pora Lepas Irjen Pol Djoko Poerwanto
‘Ya semoga ada tambahan lagi karena sisa lagi 800 meter sampai Dusun Tanak Sanggar dan semoga tahun-tahun berikutnya bisa di hotmik karena ini sudah 2 kali lapen,” ucapnya.(iko)
Editor: Lalu Habib Fadli







