Ketua KPU Lombok Tengah Hendri Harliawan. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lombok Tengah – Ketua KPU Lombok Tengah, Hendri Harliawan memberikan penjelasan terkait dengan aplikasi Sirekap yang akhir-akhir ini sering eror dan banyak dipermasalahkan.

Baca Juga: Nikahi Wanita Sumbawa, Pria Asal Malaysia Ditangkap Pihak Imigrasi Lantaran Menyalahi Izin Tinggal

Hendri mengatakan, soal gangguan tersebut memang berasal dari pusat dan itu merupakan hal yang lumrah.

“Soal gangguan itu kita tidak bisa pungkiri karana servernya itu dari KPU RI. Potensi-potensi eror dan gangguan jaringan itu kan hal yang lumrah,” kata Hendri, Kamis (22/02/2024).

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing dan tidak cepat untuk menyimpulkan hasil dari Sirekap tersebut.

“Hasil yang ditampilkan di website itu jangan mentah-mentah dulu dijadikan rujukan karena belum final. Nanti setelah pleno baru kelihatan hasilnya,” ucapnya.

Untuk saat ini, kata Hendri, Sirekap yang sudah dapat diakses melalui website dan aplikasi, masih belum dapat dipastikan akurasinya. Hendri menjelaskan bahwa, untuk hasil yang lebih akurat itu ketika pada saat Pleno.

“Sirekap ini bukan sebagai penentu, karena yang lebih akurat itu nanti di pleno-nya,” jelas Hendri.

Sebenarnya lanjut dia, Sirekap merupakan alat bantu untuk melakukan rekapitulasi pada saat Pleno. Sirekap juga digunakan di tingkat kecamatan untuk mempermudah teman-teman PPK untuk melakukan rekapitulasi.

Dia juga menambahkan, jika memang terdapat kejanggalan dari C hasil yang ada di Sirekap agar disampaikan pada saat Pleno.

Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43

“Itu kami jamin, kalau ada kejanggalan C hasil di Sirekap silakan diproses saja pada saat pleno,” imbuhnya. (dik)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here