Sejumlah masyarakat Desa Mapin Rea menyambut H. Musyafirin. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Sumbawa – Jalin siraturahim perdana sebagai Cawagub NTB, Dr. HW. Musyafirin disambut ribuan masyarakat di wilayah Desa Mapin Rea, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, Minggu (16/06/2024).

Baca Juga: Ribuan Relawan Siap Menangkan Bang Zul – Abah Uhel

Mereka datang dengan konvoi menggunakan beberapa pikap meneriakkan yel – yel “Hidup Musyafirin, Rohmi – Firin Harga Mati”. Undangan yang disediakan 400 kursi membludak hingga ribuan masa yang datang hanya untuk bersiraturahim dengan Cawagub NTB itu.

Dalam sambutannya, H. Musyafirin mengatakan bahwa siraturahim dengan warga Mapin Rea saat ini merupakan kunjungan balasan. Sebab sebelumnya Kepala Desa Mapin Rea dan tokoh masyarakat yang telah datang terlebih dahulu ke Kabupaten Sumbawa Barat beberapa waktu lalu.

“Ikhtiar disandingkannya Rohmi – Musyafirin datangnya dari Makkah, dan Alhamdulillah satu kali pertemuan langsung resmi berpasangan. Dari hasil survey Poltracking dan Presisi bahwa pasangan Rohmi – Firin di atas angin,” kata H. Firin.

Musyafirin mengaku, modalnya saat ini hanya Bupati dua periode, dengan mengurus pemerintahan terbuka dan transparan. Namun yang paling utama dan mendasar adalah hak-hak dasar masyarakat harus terpenuhi.

“Tidak boleh ada rakyat yang tidak dapat makan, tidak boleh ada anak tidak sekolah, tidak boleh ada warga tidak bisa berobat karena miskin, tidak boleh ada warga miskin papa, tidak boleh ada jalan lintas kecamatan yang rusak parah,” paparnya.

Begitu juga dengan petani, nelayan, peternak, juga harus sejahtera dan tugas pemerintah harus menyiapkan dana talangan untuk mengantisipasi anjloknya harga.

Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity

“Empat program unggulan menjadi skala prioritas, yaitu jalan tanah harus jalannya mantap di semua desa, jalan air harus terpenuhi berupa bendungan dan irigasi serta air bersih, jalan atau jalan listrik, harus masuk PLN ke pelosok desa serta jalan angin berupa sinyal telkomsel. Ini penting untuk menuju daerah yang pintar tidak ada lagi warga yang tidak mendapatkan akses internet,” tandasnya. (anto)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here