
GerbangIndonesia, Mataram – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia, termasuk sebagai habitat bagi enam dari tujuh spesies penyu yang ada di planet ini. Yang menarik, lima dari enam jenis penyu tersebut dapat ditemukan di perairan Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadikan provinsi ini sebagai salah satu lokasi penting bagi konservasi penyu.
Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen
Keenam jenis penyu yang ada di Indonesia meliputi:
• Penyu Hijau (Chelonia mydas)
• Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata)
• Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea)
• Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea)
• Penyu Tempayan (Caretta caretta)
• Penyu Pipih (Natator depressus)
Dari keenam jenis tersebut, lima di antaranya, yaitu Penyu Hijau, Penyu Sisik, Penyu Lekang, Penyu Belimbing, dan Penyu Tempayan, dapat ditemukan di perairan NTB. Hal ini menjadikan NTB sebagai salah satu daerah dengan keragaman penyu tertinggi di Indonesia.
Menurut data dari Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, kawasan seperti Pulau Moyo, Gili Matra (Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air), serta Taman Nasional Komodo menjadi lokasi penting bagi aktivitas penyu, baik untuk bertelur maupun mencari makan.
“NTB memiliki ekosistem laut yang mendukung kehidupan penyu, seperti padang lamun dan terumbu karang yang menjadi sumber makanan bagi mereka. Selain itu, pantai-pantai di NTB juga menjadi lokasi favorit penyu untuk bertelur,” kata pemerhati penyu NTB, H. Mahendra irawan kepada media, Minggu (16/03/2025).
Meski demikian, populasi penyu di NTB dan Indonesia secara umum masih menghadapi ancaman serius. Perburuan liar, perdagangan ilegal, polusi plastik, dan kerusakan habitat menjadi faktor utama yang mengancam kelestarian penyu.
Pemerintah NTB kata dia, bersama berbagai lembaga konservasi terus berupaya melindungi penyu melalui program penangkaran, patroli pantai, dan edukasi kepada masyarakat. Salah satu contohnya adalah program konservasi penyu di Desa Mapak Indah, Kota Mataram yang melibatkan masyarakat lokal dan wisatawan.
“Kami berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi penyu semakin meningkat. Penyu bukan hanya hewan yang dilindungi, tetapi juga bagian penting dari ekosistem laut,” ujar pria asal Pagutan itu.
Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity
Dengan upaya konservasi yang intensif, diharapkan populasi penyu di NTB dan Indonesia dapat terus terjaga, sehingga generasi mendatang masih dapat menyaksikan keindahan dan keunikan hewan purba ini. (abi)
#LindungiPenyu #NTBBersinar #BiodiversitasIndonesia






