RUPS XVIII PT. Selaparang Finansial Tahun Buku 2024 yang digelar pada Jumat (21/03/2025) di ruang rapat Bupati. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lombok  Timur – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin menegaskan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan agenda wajib bagi setiap perusahaan terbatas. Termasuk PT. Selaparang Finansial sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pernyataan tersebut disampaikannya dalam RUPS XVIII PT. Selaparang Finansial Tahun Buku 2024 yang digelar pada Jumat (21/03/2025) di ruang rapat Bupati.

Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen

Dalam kesempatan itu, Bupati menekankan pentingnya peran PT. Selaparang Finansial dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengapresiasi kinerja perusahaan, mengingat sejak 2019 hingga 2024 tidak ada tambahan penyertaan modal dari Pemda Lombok Timur, namun PT. Selaparang Finansial tetap mampu menjaga stabilitas dan menunjukkan hasil positif.

Salah satu poin utama yang disoroti Bupati adalah porsi dividen perusahaan yang selama ini sebesar 72,5 persen untuk Pemda. Ia mengusulkan perubahan komposisi, yakni 70% untuk Pemda dan 2,5 persen dialokasikan untuk zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat peran Baznas dalam membantu masyarakat kurang mampu.

Bupati juga mendorong PT. Selaparang Finansial untuk lebih inovatif dalam menjalankan bisnisnya. Ia meminta agar perusahaan lebih aktif mencari peluang, menjalin kemitraan dengan pelaku usaha dan kontraktor, serta memperkuat kolaborasi dengan sektor UMKM guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Meskipun demikian, ia mengingatkan pentingnya penerapan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan, termasuk dengan memastikan adanya verifikasi, jaminan, serta penilaian terhadap usaha dan karakter calon debitur. Untuk itu, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan memiliki pemahaman mendalam tentang dunia bisnis.

Selain itu, Bupati menegaskan agar PT. Selaparang Finansial segera menyelesaikan permasalahan piutang dan utang yang masih ada. Ia juga menekankan perlunya dewan pengawas yang profesional, memahami aspek hukum serta bisnis, agar pengelolaan perusahaan semakin optimal dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Selaparang Finansial, Iva Nuril Solihani, menyampaikan bahwa kondisi ekonomi pada 2024 menghadirkan berbagai tantangan, terutama karena bertepatan dengan tahun politik. Beberapa target perusahaan belum tercapai sepenuhnya, tetapi tetap ada pencapaian positif, seperti efisiensi biaya operasional dan optimalisasi penyaluran zakat.

Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity

RUPS XVIII ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Timur, Kepala BPKAD, Kabag Ekonomi, para pemegang saham, Komisaris PT Selaparang Finansial, serta perwakilan BUMD lainnya di lingkungan Pemda Lombok Timur. (win)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here