
GerbangIndonesia, Lombok Utara – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), TGB Dr. H. Muhammad Zainul Majdi, menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan gedung ruang kelas baru SDI Al-Kautsar NWDI di Teluk Kodek, Senin (14/04/2025). Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan yang diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di pesantren tersebut.
Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen
TGB Zainul Majdi disambut oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Kautsar NWDI Teluk Kodek, TGH Syu’aib QH, M.Pd, beserta jajaran pengurus yayasan, guru, wali santri, dan masyarakat setempat. Turut hadir santri SDI Al-Kautsar, siswa TK/PAUD Al-Hidayah Teluk Kodek, serta perwakilan TK Assyyifa NWDI Teluk Nara.
Pesan untuk Kemajuan Pesantren
Dalam sambutannya, TGB Zainul Majdi menyatakan optimisme terhadap potensi pengembangan Ponpes Al-Kautsar. “Lokasi pesantren di wilayah barat Kecamatan Pemenang ini sangat indah dan subur. Saya yakin, dengan komitmen bersama, pesantren ini bisa tumbuh menjadi lembaga pendidikan unggulan di Lombok Utara,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga visi perjuangan organisasi NWDI, terutama prinsip fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) dan pengabdian semata karena Allah SWT. “Pesantren ini harus terus mengobarkan semangat perjuangan sesuai ajaran Maulana Syekh, dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan kebersamaan,” tegas mantan Gubernur NTB tersebut.
Rencana Pembangunan dan Dukungan Donatur
TGH Syu’aib QH, selaku Pimpinan Yayasan, mengapresiasi dukungan TGB Zainul Majdi dan para donatur. Ia menjelaskan, pembangunan gedung dua lantai ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan Ruang Kelas Baru (RKB) siswa kelas VI yang selama ini belum tersedia. “Saat ini, dana yang terkumpul baru mencukupi untuk satu lantai. Kami berharap ada kemudahan dari Allah SWT dan dukungan lebih banyak pihak agar pembangunan bisa dilanjutkan ke lantai kedua,” ujarnya.
Dukungan finansial tidak hanya berasal dari masyarakat setempat, tetapi juga donatur luar daerah. Selain itu, anggota DPRD Lombok Utara dari Partai Perindo telah berkomitmen mengalokasikan dana aspirasi (pokir) untuk melanjutkan proyek ini.
Kurikulum Integratif dan Program Unggulan
SDI Al-Kautsar saat ini memiliki 115 santri dengan kurikulum yang mengintegrasikan pendidikan umum dan keagamaan. Selain mengikuti kurikulum nasional, siswa diwajibkan melaksanakan Salat Dhuha harian, menghafal ayat-ayat pendek Juz 30, serta mengikuti program Diniyah (pendidikan agama) pada sore hari. Pada malam hari, santri yang telah hafal minimal Juz 30 mengikuti program Tahfiz dan Tahsin Al-Quran. Beberapa di antaranya bahkan telah menghafal 2 hingga 5 juz.
“Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan dekat dengan Al-Quran,” tambah TGH Syu’aib.
Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity
Acara peletakan batu pertama ini diharapkan menjadi momentum percepatan pengembangan infrastruktur pendidikan di Lombok Utara, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pusat pembinaan karakter dan keilmuan Islam. (*)
Editor: Lalu Habib Fadli





