Kantor PT. PLN (Persero) Kediri Lombok Barat. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lombok Barat – Seorang warga Pagutan, Kota Mataram, H. Hamzanwadi mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan PLN Kediri, Kabupaten Lombok Barat, usai gagal mendapatkan layanan langsung di kantor tersebut terkait permasalahan token listrik prabayar yang sudah berlangsung lebih dari sebulan.

Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen

Masalah bermula sejak 7 Februari 2025 ketika token listrik di rumahnya tidak bisa diisi melalui aplikasi. Meskipun sudah mencoba mengakses layanan PLN 123 dan menghubungi Unit Gangguan PLN Cakranegara, belum ada penyelesaian. Ia kemudian diarahkan untuk datang langsung ke PLN Kediri, sesuai wilayah domisili.

Namun, saat mendatangi kantor PLN Kediri pada 14 April 2025 pukul 11.30 WITA, ia justru dihadapkan pada pelayanan yang tidak sesuai harapan. Petugas keamanan menyatakan bahwa layanan telah tutup karena waktu istirahat, serta menyampaikan bahwa pengisian token tak lagi dilayani secara offline berbeda dari arahan sebelumnya.

“Saya datang jauh-jauh dari Mataram, tapi tidak mendapat pelayanan yang layak. Bahkan, petugas di lapangan terkesan tidak ramah,” ungkap H. Hamzan.

Kekecewaan ini ternyata juga dirasakan banyak pelanggan lainnya, sebagaimana terlihat dari rating Google Maps PLN Ranting Kediri yang hanya 2,6 bintang. Sejumlah ulasan menggambarkan buruknya kualitas layanan yang dirasakan masyarakat.

Akun Aku Anak Baik Aku Anak Baik menulis dalam ulasannya:
“Kalau ada bintang setengah, saya mau kasih setengah. Petugas nggak ada ramah-ramahnya, padahal kita yang bayar. Adabnya nol besar. Saya biasa bayar via transfer malah diminta jangan biasakan. Nyari petugas harus sekalian nyari yang lebih cerdas juga dong, Pak.”

Sementara akun Rumah Sakit Harapan Keluarga turut menyoroti kenyamanan di lokasi layanan:
“Petugas pendaftarannya berisik sekali, sangat mengganggu. Sisanya bagus.”

Masyarakat berharap PLN sebagai lembaga pelayanan publik dapat segera berbenah dan meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan.

“Listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat. Pelanggan bukan hanya pengguna, tapi mitra yang harus dihargai,” tegas H. Hamzan.

Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN Kediri belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan masyarakat. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here