BPJS Ketenagakerjaan menggelar silaturahmi dengan Asosiasi Pedagang Asongan (APA) NTB di Kinta Coffee, Selasa (29/04/2015). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Dalam upaya memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan menggelar silaturahmi dengan Asosiasi Pedagang Asongan (APA) NTB di Kinta Coffee, Selasa (29/04/2025).
Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua APA NTB, Kamarudin, beserta sejumlah pengurus serta pejabat teras BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB.

Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB, Nasrullah Umar, dalam pertemuan di Kinta Coffee, Selasa (29/04/2025) menekankan pentingnya persiapan agar sosialisasi yang akan digelar berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Kita perlu bahas agar kegiatan sosialisasi besok berjalan lancar dan bisa memberikan pemahaman yang utuh kepada para pedagang asongan tentang manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Nasrullah.

Nasrullah menjelaskan, program BPJS Ketenagakerjaan memberikan banyak manfaat bagi pedagang asongan, yang selama ini tergolong dalam pekerja sektor informal dan rentan. Manfaat utama yang ditawarkan meliputi perlindungan dari risiko kecelakaan kerja, santunan kematian, serta jaminan hari tua.

“Dengan iuran yang sangat terjangkau, pedagang asongan bisa mendapatkan perlindungan menyeluruh. Jika terjadi kecelakaan kerja, semua biaya pengobatan akan ditanggung penuh hingga sembuh, tanpa batas plafon biaya,” jelas Nasrullah.

Ia juga menambahkan bahwa program ini memberikan santunan apabila peserta mengalami cacat akibat kecelakaan kerja atau meninggal dunia, yang akan sangat membantu keluarga peserta.

Ketua APA NTB, Kamarudin menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai penting bagi para anggotanya untuk memiliki jaminan sosial mengingat risiko kerja di lapangan yang cukup tinggi.

“Banyak dari kami yang selama ini tidak tahu bahwa pedagang asongan juga berhak mendapat perlindungan sosial. Kami berharap seluruh anggota APA bisa segera terdaftar dalam program ini,” ujar Kamarudin.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati sejumlah langkah teknis untuk memaksimalkan sosialisasi, termasuk pengumpulan data peserta, lokasi acara, serta metode penyampaian materi agar lebih mudah dipahami oleh para pedagang.

Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity

Rencananya, sosialisasi akan melibatkan ratusan pedagang asongan dari berbagai wilayah di NTB, dengan harapan semakin banyak pekerja sektor informal yang memahami pentingnya perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan. (abi)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here