
GerbangIndonesia, Lombok Timur — Wakil Bupati Lombok Timur, Ir. H. Edwin Hadiwijaya, menunjukkan dukungannya terhadap peran relawan dalam pembangunan sosial dengan menghadiri acara deklarasi Relawan Bersatu (RESTU) yang digelar di Kecamatan Pringgabaya, Sabtu 3 Mei 2025. Organisasi ini merupakan konsolidasi berbagai kelompok relawan yang bergerak di sektor kemanusiaan, kebencanaan, dan pelestarian lingkungan.
Dalam sambutannya, Wabup Edwin mengapresiasi semangat para relawan yang terus bergerak membantu masyarakat tanpa pamrih. Ia menyebut, selama beberapa hari terakhir dirinya intens berinteraksi dengan komunitas relawan seperti Migran Care, Yatim Care Foundation, dan Relawan Nusantara. Salah satu aksi nyata mereka saat ini adalah penggalangan hewan kurban.
“Sudah ada sekitar 15 ekor sapi dan puluhan kambing yang berhasil dihimpun. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang luar biasa,” jelas Edwin.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mendukung inisiatif para relawan, baik melalui kebijakan maupun koneksi dengan lembaga seperti Bank Indonesia, agar program-program tersebut bisa berjalan lebih maksimal.
Edwin juga mengusulkan pembentukan forum relawan tingkat kabupaten sebagai wadah koordinasi yang lebih luas. “Banyak dari mereka punya keahlian dan fokus masing-masing. Forum ini penting agar sinergi bisa lebih terarah dan kolaboratif,” ucapnya. Ia bahkan telah meminta Dinas Sosial untuk mulai mempersiapkan waktu dan tempat pelaksanaan forum tersebut.
Tak hanya itu, Wabup Edwin juga memberikan pesan khusus kepada seluruh organisasi perangkat daerah agar tetap konsisten pada arah kebijakan yang telah dirancang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), terutama dalam menyusun program kerja dan anggaran.
Sebagai bentuk penghargaan atas komitmennya dalam mendukung gerakan sosial dan kemanusiaan, Wabup Edwin Hadiwijaya secara simbolis dinobatkan sebagai Pembina Kehormatan RESTU. Acara ditutup dengan penyerahan bantuan berupa bibit tanaman dan obat-obatan pertanian kepada kelompok petani di sekitar lokasi acara, sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan masyarakat. (*)
Editor: Lalu Habib Fadli






