Gerbangindonesia, Lombok Timur — Semangat tahun baru Islam 1447 Hijriah disambut meriah di Kabupaten Lombok Timur melalui penyelenggaraan sebuah pameran besar bertajuk Muharram Expo, yang dipusatkan di Lapangan Nasional Lombok Timur. Acara ini menarik perhatian ribuan warga yang memadati lokasi sejak Jumat sore (27/6/2025).

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, secara resmi membuka rangkaian kegiatan dengan menabuh beduk, disambut tepuk tangan dari pengunjung dan tamu undangan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa momentum tahun baru Islam merupakan titik awal untuk membangkitkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah berbasis nilai keagamaan dan kemajuan ekonomi.

Pameran ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga ruang promosi bagi ratusan pelaku usaha lokal. Tercatat, sebanyak 200 UMKM dan IKM menampilkan produk unggulan mereka. Selain itu, ratusan stand lainnya turut dibuka oleh instansi pemerintahan, lembaga vertikal, BUMN, serta BUMD, yang menghadirkan berbagai layanan publik dan informasi pembangunan.

Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik, selaku Ketua Panitia, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda besar memperingati tahun baru Islam di Lombok Timur. Sejumlah kegiatan disusun dengan menggabungkan unsur budaya dan religius, seperti parade 1.447 dulang yang berasal dari Desa Pengadangan, khataman Al-Qur’an oleh 1.447 penghafal, serta pengajian dan doa bersama yang melibatkan masyarakat luas.

Kehadiran Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menambah semarak acara. Ia tampak berbaur dengan masyarakat dan mengunjungi sejumlah stand, memberikan apresiasi langsung kepada peserta pameran serta menyemangati pelaku UMKM untuk terus berkembang dan berinovasi.

Muharram Expo ini akan berlangsung hingga 2 Juli 2025 dan ditutup dengan penampilan hiburan dari grup musik nasional. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor ekonomi lokal berbasis kearifan budaya dan nilai spiritual.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here