GerbangIndonesia, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus berupaya menggali potensi sektor kelautan sebagai penggerak ekonomi daerah. Pada Selasa (21/10/2025), rombongan Pemkab Lombok Timur melakukan kunjungan resmi ke Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (Ditjen PKRL) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna membahas arah pengembangan tiga gili di kawasan utara daerah tersebut, yakni Gili Kondo, Gili Bidara, dan Gili Petagan.

Dalam pertemuan itu, Pemkab Lombok Timur memaparkan rencana jangka panjang untuk menjadikan gugusan gili tersebut sebagai kawasan prioritas pengembangan wisata bahari terpadu. Pemerintah daerah menilai, potensi wisata bawah laut, hutan mangrove, dan keindahan pesisir di ketiga gili itu belum dimanfaatkan secara optimal sehingga perlu dukungan kebijakan dan pendampingan dari pemerintah pusat.

“Kami berharap pengelolaan Gili Kondo, Bidara, dan Petagan dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir,” ujar perwakilan Pemkab Lombok Timur.

Pihak KKP menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan siap berkolaborasi dalam penyusunan rencana tata ruang laut serta pengembangan program ekonomi biru di kawasan itu. Kementerian juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Selain fokus pada aspek wisata, pembahasan juga mencakup peluang pengembangan usaha masyarakat, seperti budidaya perikanan ramah lingkungan, jasa transportasi laut, hingga promosi pariwisata berbasis komunitas lokal.

Melalui koordinasi ini, Pemkab Lombok Timur menargetkan kawasan tiga gili di utara daerah itu dapat menjadi ikon wisata bahari baru yang tidak hanya mendatangkan wisatawan, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem laut.(dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here