HM. Yames WP. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Sumbawa Barat — Mantan anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang kini aktif sebagai aktivis dan pemerhati sosial politik, HM. Yames WP, SH, memberikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB atas penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana siluman di DPRD NTB.

Namun demikian, Yames mendesak Kejati NTB untuk tidak berhenti pada tiga tersangka yang telah diumumkan, melainkan membongkar tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.

Kepada awak media, Yames menyampaikan bahwa ia mengikuti perkembangan dinamika politik, termasuk kasus korupsi yang sedang menimpa sejumlah anggota DPRD NTB. Ia menekankan bahwa kasus ini harus dijadikan pelajaran penting bagi pejabat daerah.

“Saya sebagai pribadi maupun sebagai aktivis pergerakan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kejati NTB. Dan berharap membongkar tuntas sampai ke akar-akarnya sehingga ada lagi tersangka-tersangka baru, baik dari pihak legislatif maupun Pemprov NTB,” ungkap Yames, yang dikenal vokal saat menjabat sebagai anggota DPRD KSB periode pertama.

Yames menjelaskan bahwa secara kaidah hukum, produk hukum dibuat untuk mengendalikan perilaku manusia, menjaga ketertiban, dan keadilan. Oleh karena itu, kasus dana siluman ini wajib dibongkar tuntas agar menjadi pembelajaran penting bagi para politisi di DPRD NTB ke depan.

Ketika ditanya mengenai kesiapan dirinya untuk turut mengawal kasus ini, Yames dengan lantang menyatakan siap lahir dan batin. Ia bahkan menggunakan perumpamaan kuat untuk menggambarkan komitmennya.

“Saya ini ibarat seorang driver, sudah tidak ada lagi gigi atret (mundur), tidak ada huruf ‘R’ di persneling kendaraan saya,” tegasnya mengibaratkan.

Ia melanjutkan, dirinya siap “menggilas” siapapun yang mencoba menghalangi niat baiknya untuk membersihkan praktik korupsi di tubuh eksekutif maupun legislatif NTB.

Yames pun menutup pernyataannya dengan dorongan kepada Kejati NTB.

“Maju terus pantang mundur. Insya Allah niat baik akan mendapat perlindungan dari Allah dan kekuatan dari rakyat dalam membumihanguskan korupsi,” tutup Yames. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here